Selasa, Agustus 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

La Nina Masih Berlanjut, WMO: Maret-April-Mei 2026 Curah Hujan di Pasifik Khatulistiwa Tetap Konsisten

redaksi
24 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Indonesia Masih Puncak Musim Hujan, Cuaca Lebaran 2026 Relatif Kondusif

Kondisi cuaca. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) telah mengeluarkan prakiraan curah hujan untuk Maret-April-Mei 2026.

Dalam Pembaruan Iklim Musiman Global Maret-April-Mei 2026, prediksi WMO curah hujan di Pasifik khatulistiwa tetap konsisten dengan respons atmosfer seperti La Niña yang masih berlanjut.

Bahkan ketika suhu permukaan laut (sea-surface temperatures, SST) diprediksi akan bertransisi menuju kondisi netral ENSO.

Hal ini ini didorong oleh peningkatan gradien SST timur-barat yang terus memengaruhi konveksi tropis. Tepat di selatan khatulistiwa, area luas dengan peningkatan probabilitas curah hujan di bawah normal membentang dari 170°E hingga sekitar 120°W, sebelum melengkung ke arah tenggara dan berakhir di dekat 90°W.

Demikian pula, sisi timur Benua Maritim diperkirakan akan mengalami kemungkinan yang lebih tinggi untuk curah hujan di bawah normal.

Di sepanjang jalur khatulistiwa dari 160°W hingga pantai Amerika Selatan, prakiraan cenderung ke arah curah hujan mendekati normal.

Sementara di Belahan Bumi Utara, koridor probabilitas curah hujan di atas normal berasal dari dekat Laut Filipina dan membentang ke timur sepanjang 15°N hingga 150°W.

Di luar Pasifik, Atlantik khatulistiwa diperkirakan akan mengalami peningkatan moderat dalam probabilitas curah hujan di bawah normal.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Curah HujanLa NinaPasifik KhatulistiwaWMO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kemdiktisaintek: Anggaran Program Kartu Indonesia Pintar Tahun 2026 Rp 15,3 Triliun

Next Post

Sinyal Ciri Khas La Nina Lemah di Pasifik Khatulistiwa

Postingan Terkait

Rekor Tertinggi Suhu Permukaan Laut, Dunia Mencatat Bulan Juli terhangat Kedua Dalam Sejarah

El Niño Menguat, Suhu Laut Global Capai Rekor Tertinggi

25 Agustus 2026
Titik Api dan Kebakaran di Pulau Kalimantan Bertambah

Titik Panas di Kaltim Lebih Dari 13 Ribu, Sebaran Asap Melewati Kalimantan Utara dan Sabah Malaysia

25 Agustus 2026

Typhoon Saudel Set to Strike Okinawa and Amami, Japan

Topan Saudel Akan Menghantam Okinawa dan Amami Jepang

Catatan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia 7 Hingga 23 Agustus

Titik Api dan Kebakaran di Pulau Kalimantan Bertambah

Banjir di Vietnam Utara Meluas, Badai Tropis Narra Masih Berada di Teluk Tonkin

Gempa Laut Banda Magnitudo 6,2 Tidak Berpotensi Tsunami

Next Post
Sinyal Ciri Khas La Nina Lemah di Pasifik Khatulistiwa

Sinyal Ciri Khas La Nina Lemah di Pasifik Khatulistiwa

TERBARU

El Niño Menguat, Suhu Laut Global Capai Rekor Tertinggi

Titik Panas di Kaltim Lebih Dari 13 Ribu, Sebaran Asap Melewati Kalimantan Utara dan Sabah Malaysia

Typhoon Saudel Set to Strike Okinawa and Amami, Japan

Topan Saudel Akan Menghantam Okinawa dan Amami Jepang

Catatan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia 7 Hingga 23 Agustus

Titik Api dan Kebakaran di Pulau Kalimantan Bertambah

AmsiNews

REKOMENDASI

Puslitbang BMKG Teliti Gempa dan Tsunami di Palu-Donggala

Vietnam Terbanyak Kapal Pelaku Illegal Fishing

Gempa Sarangani Mengakibatkan 54 Ribu Rumah Rusak di Mindanao, 249 di Sulawesi Utara

Senyawa Aktif Dalam Air Diduga Penyebab Kematian Dugong di Bali

Apa Saja Kandungan Gizi Pada Teripang

2018, Nilai Produksi Perikanan Tangkap Capai Rp 210,7 Triliun

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.