Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, telah melihat sendiri gambar-gambar dari ROV dan mendengar sendiri sinyal yang dipancarkan dari Ping Detector.
“Tadi saya berharap dapat mengambil black box sebelum kembali ke Posko. Arus bawah air memang sangat kencang sehingga kami belum bisa menemukannya,” kata Panglima.
Sinyal “ping” black box pesawat Lion Air JT610 ini terekam di Kapal Riset Baruna Jaya I milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam BPPT Hammam Riza mengatakan, sinyal black box terdeteksi oleh alat transponder USBL Kapal Baruna Jaya I.
Black box ini kemudian ditelusuri para penyelam dari TNI AL dan Basarnas. Jarak lokasi serpihan dan black box pesawat ke Tanjung Karawang, kurang lebih 15 kilo meter.
Menurut Hammam, para penyelam terkendala kondisi dasar laut yang berlumpur dan visibility di dasar laut yang terbatas, serta arus di dasar yang kencang.
Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT M Ilyas mengatakan, koordinat sinyal black box yang tertangkap transponder USBL BJ I, berada pada koordinat S 05 48 48.051 – E 107 07 37.622 dan pada koordinat S 05 48 46.545 – E 107 07 38.393
“Sinyal menunjukkan berada pada kedalaman hampir 30m di dasar laut,” kata Ilyas.*





Komentar tentang post