Rabu, Agustus 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Spesies Baru Katak Kecil Bermulut Sempit Dari Sumatera

redaksi
16 September 2021
Kategori : Berita
0
Spesies Baru Katak Kecil Bermulut Sempit Dari Sumatera

KataK spesies baru Microhyla sriwijaya atau katak kecil bermulut sempit. FOTO: LIPI.GO.ID

Dilihat dari kombinasi karakternya katak jantan lebih kecil dengan ukuran panjang tubuh < 16 mm.

“Moncongnya tumpul dan bulat, memiliki tanda punggung bewarna coklat kemerahan atau oranye dengan tuberkel kulit yang menonjol,” kata Amir.

Rury Eprilurahman dari Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada mengatakan saat ini Indonesia memiliki sembilan spesies Microhyla yaitu M. achatina (Jawa), M. berdmorei (Kalimantan dan Sumatra), M. mukhlesuri (Sumatra), M. gadjahmadai (Sumatra), M. heymonsi (Sumatra), M. malang (Kalimantan), M. orientalis (Jawa, Bali, Sulawesi, dan Timor), M. palmipes (Bali, Jawa, dan Sumatra), dan M. superciliaris (Sumatera).

Dari jumlah tersebut, empat spesies (M. achatina, M. gadjahmadai, M. orientalis, dan M. palmipes) merupakan jenis endemik Indonesia.

Pulau Sumatera, menempati posisi kedua wilayah terluas untuk keanekaragaman spesies Microhyla. Hal ini diwakili oleh tujuh dari sembilan spesies Indonesia (M. achatina, M. berdmorei, M. gadjahmadai, M. heymonsi, M. fissipes, M. palmipes, dan M. superciliaris).

Terkait status konservasi amfibi di pulau Belitung, Amir menjelaskan bahwa habitat amfibi di pulau ini sudah terancam oleh kegiatan antropogenik yang mengakibatkan kerusakan habitat beberapa jesnis amfibi.

Penemuan Microhyla sriwijaya menegaskan perlunya melestarikan habitat alami pulau yang berharga.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: LIPISpesies BaruSumatera
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ganggu Alur Pelayaran, Pushidrosal Temukan Bangkai Kapal Ditumbuhi Terumbu Karang

Next Post

Meksiko Negara Pertama yang Mengasuransikan Terumbu Karang

Postingan Terkait

Mahasiswa UNG Edukasi Hidup Bersih dan Sehat Bagi Siswa SD

Mahasiswa UNG Edukasi Hidup Bersih dan Sehat Bagi Siswa SD

19 Agustus 2026
Hindari Bangunan Rusak, BMKG Mencatat 2.119 Gempa Susulan di Flores NTT

Hindari Bangunan Rusak, BMKG Mencatat 2.119 Gempa Susulan di Flores NTT

19 Agustus 2026

Rektor UNG Meresmikan Unit Layanan Disabilitas

Gempa Laut M 6,1 Dekat Nias Selatan Menguncang Sebagian Wilayah Sumut dan Sumbar

18 Unsur Nonpemerintah Berpartisipasi dan Membantu Warga Terdampak Gempa M 7,7 dan Tsunami di NTT

Dua Bibit Siklon Tropis Sedang Berkembang di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

Next Post
Dampak Krisis Iklim: Degradasi Lingkungan, Cuaca Ekstrem, Terumbu Karang Mati

Meksiko Negara Pertama yang Mengasuransikan Terumbu Karang

Komentar tentang post

TERBARU

Mahasiswa UNG Edukasi Hidup Bersih dan Sehat Bagi Siswa SD

Hindari Bangunan Rusak, BMKG Mencatat 2.119 Gempa Susulan di Flores NTT

Rektor UNG Meresmikan Unit Layanan Disabilitas

Gempa Laut M 6,1 Dekat Nias Selatan Menguncang Sebagian Wilayah Sumut dan Sumbar

18 Unsur Nonpemerintah Berpartisipasi dan Membantu Warga Terdampak Gempa M 7,7 dan Tsunami di NTT

Dua Bibit Siklon Tropis Sedang Berkembang di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina

AmsiNews

REKOMENDASI

Ini Peristiwa Paus Bryde yang Menghebohkan di Tahun 2019

Sampah Plastik Diubah Jadi BBM

Hiu Buaya, Spesies yang Jarang Diteliti di Indonesia

Banjir, Longsor dan Angin Kencang Terjadi di Beberapa Wilayah Indonesia

Kerugian Ekonomi Akibat Banjir di Jabodetabek Lebih Dari Rp 1,6 Triliun

UNG Menggelar Pekan Seni Mahasiswa

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.