Gorontalo – Hiu paus (whale shark) sudah seminggu terakhir menetap di perairan Botubarani, Bone Bolango, Gorontalo.
“Tiga sampai empat ekor yang terlihat setiap hari,” kata pemandu wisata hiu paus di Botubarani Olis Latief, Kamis (21/3).
Menurut Olis, ukuran panjang hiu paus yang muncul minggu ini rata-rata 7 sampai 8 meter. Ada juga yang empat meter lebih. Hiu paus mulai menetap di perairan Botubarani sejak Jumat (15/3).
Sejumlah wisatawan dan pemandu wisata selam Miguels Diving Gorontalo telah menyaksikan hiu paus yang muncul Maret tahun ini.
Pada Desember tahun lalu, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo, Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar dan pemerintah kecamatan Kabila Bone, jasa wisata selam bersama masyarakat Botubarani menyepakati pencadangan kawasan konservasi hiu paus di perairan Bone Bolango. Kegiatan ini difasilitasi DKP Provinsi Gorontalo dan BPSPL Makassar.
Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut DKP Provinsi Gorontalo Abdul Karim Mudjarab mengatakan, masih akan melakukan pertemuan lanjutan untuk membahas luasan dan tata cara interaksi wisatawan dan hiu paus.
Penataan kawasan konservasi hiu paus perlu dilakukan untuk kelestarian dan keberlanjutan hiu paus di Gorontalo.
Hiu paus (Rhincodon typus), sejak 1999 ditetapkan dalam Apendiks II Convention on Migratory Species (CMS). Artinya, hiu paus baru akan ‘merasakan’ dampak yang signifikan bila perlindungan dan pengelolaannya diterapkan melalui kerja sama internasional.





Komentar tentang post