Rabu, Agustus 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sulawesi Memiliki Lebih Dari 45 Segmen Sesar Aktif

redaksi
3 Februari 2021
Kategori : Berita
0
Sulawesi Memiliki Lebih Dari 45 Segmen Sesar Aktif

Sejarah gempa merusak dan tsunami di seluruh Sulawesi. Perhatikan pantai barat Sulawesi, banyak kejadian gempa di masa lalu. GAMBAR: DARYONO/TWITTER

Kemudian 23 Februari 1969 dengan magnitudo 6,9. Dua kejadian ini memicu terjadinya tsunami. Total lebih dari 100 warga meninggal dunia pada dua peristiwa tersebut.

Selanjutnya gempa Mamuju M 5,8 pada 6 September 1972, gempa Mamuju M 6,7 pada 8 Januari 1984, dan kejadian sebelum kejadian kemarin yaitu pada 7 November 2020, Rangkaian gempa ini bersifat merusak.

Lalu, gempa Majene yang terjadi pada dua hari berurutan yaitu 14 Januari 2021 dengan M 5,9 dan 15 Januari 2021 dengan M 6,2.

Pascagempa M6,2 BMKG mencatat hingga Senin 1 Februari 2021, telah terjadi 39 kali gempa susulan.

“Total jumlah gempa sejak terjadi gempa pembuka tercatat 48 kali dengan gempa dirasakan sebanyak 10 kali,” ujar Daryono.

Dilihat dari sisi kerusakan bangunan, gempa awal tahun ini sangat merusak. Namun demikian tampak titik-titik kerusakan tersebar tidak merata.

Analisis kerusakan pada bangunan tampak ada kerusakan, seperti pada area sambungan balok kolom dan dilatasi.

Dilatasi merupakan sambungan atau pemisahan pada bangunan, yang berfungsi menghindari terjadinya keretakan atau putusnya sistem struktur bangunan apabila terjadi beban pada bangunan.

Menurut ahli geologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Benyamin Sapiie, kabupaten Majene dan Mamuju merupakan daerah aktif deformasi berupa lipatan anjakan, yang melibatkan batuan dasar dan memperlihatkan keaktifan gempa tinggi.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BMKGBNPBGempaGempa SulawesiITB
Bagikan16Tweet10KirimKirim
Previous Post

Cuaca Penerbangan 7 Hari ke Depan

Next Post

Januari 2021, BMKG Mencatat Peningkatan Aktivitas Gempa Tektonik di Indonesia

Postingan Terkait

Mahasiswa UNG Edukasi Hidup Bersih dan Sehat Bagi Siswa SD

Mahasiswa UNG Edukasi Hidup Bersih dan Sehat Bagi Siswa SD

19 Agustus 2026
Hindari Bangunan Rusak, BMKG Mencatat 2.119 Gempa Susulan di Flores NTT

Hindari Bangunan Rusak, BMKG Mencatat 2.119 Gempa Susulan di Flores NTT

19 Agustus 2026

Rektor UNG Meresmikan Unit Layanan Disabilitas

Gempa Laut M 6,1 Dekat Nias Selatan Menguncang Sebagian Wilayah Sumut dan Sumbar

18 Unsur Nonpemerintah Berpartisipasi dan Membantu Warga Terdampak Gempa M 7,7 dan Tsunami di NTT

Dua Bibit Siklon Tropis Sedang Berkembang di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

Next Post
Januari 2021, BMKG Mencatat Peningkatan Aktivitas Gempa Tektonik di Indonesia

Januari 2021, BMKG Mencatat Peningkatan Aktivitas Gempa Tektonik di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Mahasiswa UNG Edukasi Hidup Bersih dan Sehat Bagi Siswa SD

Hindari Bangunan Rusak, BMKG Mencatat 2.119 Gempa Susulan di Flores NTT

Rektor UNG Meresmikan Unit Layanan Disabilitas

Gempa Laut M 6,1 Dekat Nias Selatan Menguncang Sebagian Wilayah Sumut dan Sumbar

18 Unsur Nonpemerintah Berpartisipasi dan Membantu Warga Terdampak Gempa M 7,7 dan Tsunami di NTT

Dua Bibit Siklon Tropis Sedang Berkembang di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina

AmsiNews

REKOMENDASI

Maulid Nabi, Ismail Madjid Berpesan: Utamakan Kedamaian dan Kerukunan

Sulawesi Utara Ujicoba Tools Inspeksi Awak Kapal Perikanan

Depresi Tropis Mendarat di Guangzhou, Cina

15 Tahun Ujicoba Budidaya Ikan Belida

Posko Angkutan Laut Hingga H+15

Mengurangi Emisi Karbon Melalui Tumbuhan Lamun

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.