Minggu, Juni 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Survei Tsunami Palu, Contoh Kerjasama Peneliti Luar Negeri dan Indonesia

redaksi
18 November 2018
Kategori : Berita
0
Widodo S Pranowo

Dr Ing Widodo S Pranowo. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Kegiatan survei tsunami Palu dapat dijadikan contoh kerjasama yang baik antara peneliti luar negeri dan Indonesia. Selama di lapangan tim Indonesia dan peneliti luar negeri telah melakukan survei bersama di lapangan pada bulan November di sejumlah lokasi di Palu dan sekitarnya.

“Ini contoh peneliti luar negeri masuk melakukan penelitian di Indonesia dengan menggunakan visa khusus riset,” kata Kepala Laboratorium Data Laut & Pesisir Pusat Riset Kelautan Badan Riset dan SDM KKP Dr Ing Widodo S Pranowo, Minggu (18/11).

Team leader International Tsunami Survey Team (ITST) 2018 Palu Earthquake and Tsunami nasional (Indonesia) Dr Eng Rahman Hidayat kepakaran Teknik Pelabuhan dari Kemenko Kemaritiman. Pusat Riset Kelautan KKP diwakili peneliti bidang oseanografi terapan dari Dr Ing Semeidi Husrin. Peneliti Indonesia lainnya, masing-masing Dr Gegar Prasetya dengan keahlian Geosains Kelautan dari IATsI, Dr Ing Widjo Kongko keahlian Teknik Pantai dari BPPT. Selain itu, Purna S. Putra (LIPI), Dwi Hartanto dan Gian G Sudarman (BMKG).

Menurut Widodo, kerjasama tim Indonesia bersama peneliti luar negeri ini menjadi contoh, karena pascagempa dan tsunami, Indonesia akan menjadi target kunjungan para ilmuwan di bidang kebumian. Seperti bencana Palu yang merupakan fenomena unik dalam kacamata keilmuan gempa dan tsunami.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KKPpeneliti luar negeriTsunami Palu
Bagikan8Tweet4KirimKirim
Previous Post

Tsunami Palu, Siapa Saja Ilmuwan Luar Negeri yang Ikut Survei?

Next Post

FPIK Unsrat Bedah Hasil Riset Laut dan Pesisir

Postingan Terkait

Gempa Dahsyat Venezuela, 1.430 Orang Tewas dan 3.238 Terluka, Kerugian Ditaksir $6,7 miliar

Gempa Dahsyat Venezuela, 1.430 Orang Tewas dan 3.238 Terluka, Kerugian Ditaksir $6,7 miliar

28 Juni 2026
3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

28 Juni 2026

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Next Post
FPIK Unsrat

FPIK Unsrat Bedah Hasil Riset Laut dan Pesisir

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Dahsyat Venezuela, 1.430 Orang Tewas dan 3.238 Terluka, Kerugian Ditaksir $6,7 miliar

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

AmsiNews

REKOMENDASI

Orang Terkaya Australia Danai Ekspedisi Laut Dalam di Patahan Samudera Hindia

Tingkatkan Ekspor, Layanan Pelabuhan Tanjung Priok 24 Jam Sehari

Bayi Anoa Lahir di Manado

Paus Pilot Terdampar di Tasmania Bertambah Menjadi 450

Siklon Tropis Teratai di Samudera Hindia, Nyatoh di Pasifik

Guterres: Terumbu Karang Sekarat, Stok Ikan Runtuh dan Permukaan Laut Naik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.