Senin, Agustus 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tahun 1981 Sampah Antariksa Rusia Pernah Jatuh di Gorontalo

redaksi
1 September 2022
Kategori : Berita
0
Roket Pendorong China Masuk Kembali ke Bumi

Render dari stasiun luar angkasa Tiangong China. FOTO: CMSA/UNIVERSETODAY.COM

Sampah antariksa yang jatuh itu merupakan tanggung jawab pemiliknya. Ketika sampah antariksa jatuh di negara lain, maka ini akan melibatkan dua negara (negara pemilik sampah antariksa dan negara yang dirugikan.

Tetapi itu untuk kasus yang besar. Sebagai contoh kasus sampah antariksa yang jatuh di Kanada.

Negara pemilik dapat dituntut oleh negara yang mengalami kerugian (menurut Hukum Internasional). Pemilik sampah antariksa bisa diketahui karena sudah ada katalognya dan dari analisis lintasan orbitnya.

Menurut Thomas, perlu disadari teknologi antariksa pasti meninggalkan sampahnya di antariksa. Di forum PBB saat ini sedang dibahas upaya mengurangi sampah antariksa.

“Kemungkinan jatuhnya sampah antariksa di wilayah berpenghuni itu jarang sekali karena Bumi sangat luas dan sebagian besar tidak berpenghuni, seperti lautan, hutan, dan gurun,” ujar Thomas.

“Masyarakat tidak perlu khawatir kejatuhan sampah antariksa.”

Sebelumnya, akhir Juli 2022, benda antariksa Republik Rakyat Tiongkok (RRT) jatuh di Desa Pendagang, Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Serpihan roket Long March 5B (CZ-5B) itu milik China National Space Administration (CNSA), Badan Administrasi Antariksa Tiongkok.

Pada Minggu (31/7), telah ditemukan serpihan roket oleh warga bernama Yulius di lahannya di Desa Pengadang.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BRINCinagorontaloKalimantan BaratRoketRusiaSampah Antariksa
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Dua Bahaya Sampah Antariksa

Next Post

Terkuat Tahun Ini, Siklon Tropis Hinnamnor Jadi Ancaman di Beberapa Negara

Postingan Terkait

Aquatic Science UNG Peringkat 18 Nasional Versi SCImago Institutions Rankings 2026

Aquatic Science UNG Peringkat 18 Nasional Versi SCImago Institutions Rankings 2026

3 Agustus 2026
El Niño Tidak Menyerang Semua Tempat dengan Cara yang Sama

El Niño Tidak Menyerang Semua Tempat dengan Cara yang Sama

3 Agustus 2026

Peta Prakiraan Musiman Global Agustus – Oktober

Penjelasan Dampak Global El Niño

El Niño Sudah Ada di Rumah Kita, Agustus-Oktober 2026 Akan Menguat, Suhu di Atas Normal

434 Ribu Hektare Hutan Terbakar di Seluruh Eropa, AS dan Kanada 5,6 Juta

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

Bibit 94W Menguat Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

Next Post
Topan Super Hinnamnor Mendekati Kepulauan Ryukyu, Jepang

Terkuat Tahun Ini, Siklon Tropis Hinnamnor Jadi Ancaman di Beberapa Negara

Komentar tentang post

TERBARU

Aquatic Science UNG Peringkat 18 Nasional Versi SCImago Institutions Rankings 2026

El Niño Tidak Menyerang Semua Tempat dengan Cara yang Sama

Peta Prakiraan Musiman Global Agustus – Oktober

Penjelasan Dampak Global El Niño

El Niño Sudah Ada di Rumah Kita, Agustus-Oktober 2026 Akan Menguat, Suhu di Atas Normal

434 Ribu Hektare Hutan Terbakar di Seluruh Eropa, AS dan Kanada 5,6 Juta

AmsiNews

REKOMENDASI

Road to IDC AMSI, Kolaborasi Maksimalkan Promosi Wisata di Sumatera Selatan

Perdagangan Global Dapat Mengalami Penurunan Tiga Persen

Tiga Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Pasifik

Kearifan Lokal Untuk Mitigasi Bencana

Sejarah Pertama di Indonesia, Ekspedisi Pinisi Arungi Laut 136 Hari dan 3400 Mil

Hingga September Tahun Ini Tak Ada Kasus Konfirmasi Mpox di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.