Sedikitnya 2.261 rumah warga tergenang banjir di tiga kecamatan. Kecamatan terdampak antara lain Kecamatan Langsa Baro, Kecamatan Langsa Kota dan Kecamatan Langsa Lama.
Peristiwa banjir dan tanah longsor terjadi di Kabupaten Trenggalek Jawa Timur pada Kamis (3/11), setelah Sungai Kalitengah dan Sungai Gading meluap hingga permukiman warga.
Pusat Pengendal Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Sabtu (5/11), banjir sempat menggenangi rumah warga dengan ketinggian muka air 15 hingga 100 centimeter, kondisi terkini banjir telah surut.
Banjir ini berdampak pada 3.395 KK / 8.104 jiwa, mencakup Desa Karanggandu, Desa Prigi, Desa Sawahan dan Desa Tasikmadu yang berada di Kecamatan Watulimo. Selain itu juga berdampak pada Desa Tawing, Desa Bangun, Desa Munjungan dan Desa Bendoroto pada wilayah Kecamatan Munjungan.
Kejadian tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur, dilaporkan sebanyak 24 unit rumah alami rusak berat, 15 unit rumah rusak sedang dan 26 unit rumah alami rusak ringan serta satu unit sarana pendidikan ikut terdampak. Selain itu juga menyebabkan 5 unit jembatan alami rusak berat, serta Jalur Kampak – Munjungan tertutup material longsor.
BPBD Kabupaten Trenggalek bersama tim gabungan langsung menuju lokasi dan melakukan penanganan bencana, seperti melakukan pendataan, evakuasi dan melakukan pemantauan debit air.





Komentar tentang post