Selasa, Oktober 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tata Kelola Perikanan Kakap dan Kerapu yang Berkelanjutan

redaksi
1 September 2021
Kategori : Berita
0
Manfaat Kulit Ikan Bagi Kesehatan

Ikan kakap. FOTO: DARILAUT.ID

Saat ini Program CODRS digunakan untuk memantau stok ikan kakap, kerapu, dan tuna secara waktu nyata (real time) dan mengumpulkan data status stok 50 spesies kakap dan kerapu di 11 Wilayah Pengelolaan Perikanan di Indonesia.

”Kami bekerja sama dengan kurang lebih 500 kapal nelayan untuk mendapatkan data perikanan. Nelayan yang membantu pendataan dilatih untuk mengambil foto seluruh hasil tangkapan ikan di atas papan ukur,” kata Direktur Program Perikanan Berkelanjutan YKAN Peter Mous.

Dengan cara ini jauh lebih praktis dan mudah bagi nelayan ketimbang menuliskan dan mencatat hasil tangkapan ikan dengan menggunakan pena dan buku catatan.

Soalnya, menurut Peter, dapat mengurangi risiko kesalahan mengidentifikasi ikan yang kerap terjadi dalam pencatatan secara manual tersebut. Melalui data yang diambil oleh nelayan, dapat diperoleh gambaran terkini mengenai kakap dan kerapu.

“Data ini digunakan untuk mendukung kebijakan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan,” katanya.

Kondisi perikanan tangkap di Indonesia yang majemuk tentu membutuhkan sinergi semua pemangku kepentingan untuk mewujudkan tata kelola yang berkelanjutan.

“Berbicara perikanan tangkap di Indonesia, kondisinya adalah multispesies, multihabitat, multigear dan multistakeholder. Untuk itu diperlukan sinergi, kolaborasi, dan harmoni agar tercipta tata kelola yang berkelanjutan,” ujar Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Muhammad Zaini.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Ikan KakapIkan KerapuKKPperikanan berkelanjutanYayasan Konservasi Alam Nusantara
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

Indonesia Rumah Bagi 490 Ribu Spesies

Next Post

Melibatkan Nelayan Mendata Kakap dan Kerapu

Postingan Terkait

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

13 Oktober 2026
7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

13 Oktober 2026

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Kekeringan Berlanjut, Lebih Dari 1100 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Papua Selatan

Angin Kencang dan Potensi Hujan Lokal di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Topan Koguma Sedikit Melemah di Dekat Tokyo

Next Post
Melibatkan Nelayan Mendata Kakap dan Kerapu

Melibatkan Nelayan Mendata Kakap dan Kerapu

Komentar tentang post

TERBARU

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Kekeringan Berlanjut, Lebih Dari 1100 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Papua Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Bagaimana Aplikasi Pelacakan dan Lalu Lintas Kapal Ikan di Indonesia?

Pergantian Tahun, Waspada Cuaca Ekstrem Puting Beliung dan Hujan Es

Konflik Laut Merah, Sekjen PBB Meminta Semua Pihak Tidak Memperburuk Situasi

Gelombang Panas di Cina Catat Rekor Sejak 1961

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Banjir yang Melanda Bone Bolango Telah Surut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.