Darilaut – Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (LAM Teknik).
Peringkat tertinggi dalam akreditasi program studi tersebut berdasarkan Keputusan LAM Teknik Nomor 0325/SK/LAM Teknik/AS/VIII/2026.
Sertifikat akreditasi ditetapkan pada 21 Agustus 2026 dan berlaku mulai 21 Agustus 2026 hingga 20 Agustus 2029, mendapatkan apresisasi dari Rektor UNG Prof. Dr. Eduart Wolok, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Dr. Moh. Hidayat Koniyo, dan Dekan Fakultas Teknik Prof. Dr. Sardi Salim.
Akreditasi Unggul menjadi pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan Teknik Sipil di Fakultas Teknik UNG.
Capaian ini sekaligus menunjukkan bahwa proses akademik yang dibangun selama ini mampu memenuhi standar mutu pendidikan keteknikan yang ditetapkan LAM Teknik sebagai lembaga akreditasi mandiri di bawah Persatuan Insinyur Indonesia.
Bagi Jurusan Teknik Sipil, predikat Unggul memiliki arti lebih dari sekadar capaian administratif. Status tersebut menjadi representasi dari proses panjang dalam menjaga dan meningkatkan mutu program studi, mulai dari pengelolaan pembelajaran, kualitas sumber daya manusia, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, tata kelola akademik, hingga berbagai aktivitas yang mendukung kompetensi mahasiswa dan lulusan.
Capaian ini juga semakin memperkuat posisi Teknik Sipil UNG sebagai salah satu pilihan pendidikan keteknikan yang berkualitas di Gorontalo dan kawasan Indonesia Timur.
Dengan dukungan dosen yang memiliki kepakaran pada berbagai bidang Teknik Sipil, mahasiswa memperoleh ruang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga bersentuhan dengan penelitian, pekerjaan keteknikan, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai persoalan pembangunan yang nyata di lapangan.
Rekam kontribusi dosen Teknik Sipil dalam berbagai kegiatan profesional turut menjadi warna dalam pengembangan atmosfer akademik tersebut. Kepakaran pada bidang struktur, geoteknik, transportasi, sumber daya air, manajemen konstruksi, serta bidang Teknik Sipil lainnya menjadi modal penting dalam membangun pembelajaran yang relevan dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan daerah.
Bagi mahasiswa dan calon mahasiswa, akreditasi Unggul memberikan kepercayaan yang semakin kuat terhadap mutu pendidikan yang ditawarkan. Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk menyelesaikan pendidikan sarjana, tetapi diarahkan untuk memiliki kompetensi keteknikan, kemampuan analitis, profesionalisme, serta kesiapan menghadapi perkembangan industri konstruksi dan infrastruktur.
Predikat tersebut juga menjadi modal bagi Jurusan Teknik Sipil untuk semakin memperluas kolaborasi dengan pemerintah, dunia industri, asosiasi profesi, serta berbagai mitra lainnya. Kolaborasi tersebut penting untuk menjaga agar proses pendidikan terus berkembang mengikuti kebutuhan pembangunan dan perkembangan profesi keinsinyuran.
Keberhasilan Program Studi Teknik Sipil meraih akreditasi Unggul sekaligus menambah capaian mutu akademik Fakultas Teknik UNG.
