Sabtu, September 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Teknologi Informasi dalam Akuakultur Efisienkan Rantai Distribusi

redaksi
5 September 2018
Kategori : Berita
0
Tambak

Tambak. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Slamet Soebjakto mengatakan, teknologi informasi dapat mengefisienkan rantai distribusi, sehingga harga jual di tingkat konsumen akan lebih murah.

“Pemanfaatkan teknologi informasi dalam akuakultur dapat digunakan untuk mendapatkan informasi ketersediaan benih unggul, pakan, sarana dan prasarana produksi,” kata Slamet, ketika
memberikan sambutan Seminar dan Kick Off Aquatica Asia & Indoaqua 2018 bertema “Transform Aquaculture Businnes Into Industry” di Jakarta, akhir Agustus lalu.

Di era persaingan global, khususnya era Revolusi Industri ke-4 atau Industri 4.0, akuakultur dihadapkan pada berbagai tantangan. Antara lain, persaingan global, daya saing dan produktivitas.

Karena itu, Menurut Slamet, dalam menghadapi persaingan perdagangan global yang makin ketat, produk akuakultur harus berdaya saing tinggi. Produktivitas dan daya saing tinggi ini tidak terlepas dari ketersediaan input teknologi yang efisien dan mutu produk yang terjamin. Selain itu, rantai sistem produksi dari hulu hingga hilir, serta sumberdaya manusia maupun mesin yang efisien.

Slamet mengatakan, mata rantai pasokan industri perikanan dan pemberdayaan bagi pembudidaya kecil akan lebih efisien dengan teknologi digital. Selama ini, distribusi produk perikanan budidaya umumnya melewati rantai bisnis yang panjang mulai dari pembudidaya ikan hingga ke konsumen akhir. Akibatnya, terdapat akumulasi margin dalam komponen harga akhir yang membebani konsumen.

Dengan teknologi digital, menurut Slamet, pembudidaya ikan dapat memasarkan produknya langsung ke konsumen tanpa melewati rantai pasok yang panjang. Sehingga biaya transaksi menjadi lebih mudah, akumulasi margin yang sebelumnya terjadi dapat ditekan dan dinikmati pembudidaya ikan dalam bentuk harga jual yang lebih baik. Sementara konsumen mendapat harga yang lebih murah.

Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya terus mendorong akuakultur berbasis e-commerce digital. Ini bertujuan memperpendek rantai distribusi yang tidak efisien karena mendekatkan produsen ikan dengan pasar ritel (eceran).

Selanjutnya, memberikan kepastian harga di pembudidaya ikan dan konsumen. Meningkatkan konektivitas, serta menghilangkan batas jarak, ruang dan waktu untuk menyediakan sarana input dan pasar dalam pengembangan industrisasi akuakultur. Menghadirkan model bisnis akuakultur yang efisien di tengah-tengah masyarakat.

Slamet mengatakan, transformasi industrialisasi akuakultur di era industri 4.0 meliputi, transformasi dari berorientasi pada eksploitasi sumberdaya alam (SDA) menuju efisiensi SDA, jasa, peningkatan nilai tambah dan produktivitas. Transformasi dari kondisi akses pasar yang terbatas dan daya saing produk yang rendah menuju akses pasar yang terbuka luas, berdaya saing tinggi dan manajemen yang efisien.*

 

Tags: akuakulturKKPstarup
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

IPB Kembangkan Limbah Rumput Laut untuk Pakan Ikan Bandeng

Next Post

Era Digital, Banyak Starup Kreatif Bidang Akuakultur

Postingan Terkait

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

5 September 2026
Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

5 September 2026

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

UNAIR Beri Dukungan Optimal untuk Membantu Program Studi Kebidanan UNG

Kejadian Langka Saat Fenomena El Niño: Trio Siklon Tropis Beriringan di Pasifik Timur Laut

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Next Post
Era Digital, Banyak Starup Kreatif Bidang Akuakultur

Era Digital, Banyak Starup Kreatif Bidang Akuakultur

Komentar tentang post

TERBARU

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

UNAIR Beri Dukungan Optimal untuk Membantu Program Studi Kebidanan UNG

Kejadian Langka Saat Fenomena El Niño: Trio Siklon Tropis Beriringan di Pasifik Timur Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Dalam Sehari Indonesia Diguncang Gempa Sangat Kuat di Laut dan Darat Berjarak 3.000 km

Kadis Kominfo Papua: Masyarakat Wajib Menangkal Informasi Hoaks

Lebih Dari 2,4 miliar Pekerja Terpapar Panas di Seluruh Dunia

Waspadai Musim Kemarau, Air Sangat Penting di Tengah Pandemi Virus Corona

Hari Ini KPU Kabupaten Gorontalo Mulai Mendistribusikan Logistik Pilkada

Gempa Morotai, Rumah yang Rusak 312 Unit

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.