Kamis, Juni 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Temuan Baru di Ngarai Bawah Laut Great Barrier Reef Utara

redaksi
1 November 2020
Kategori : Berita, Eksplorasi
0
Temuan Baru di Ngarai Bawah Laut Great Barrier Reef Utara

Robot bawah air, SuBastian, mengumpulkan karang air dingin (coldwater corals) dari dinding samping ngarai di kedalaman 1767 meter. FOTO: SCHMIDTOCEAN.ORG

Namun, sebagai catatan, ini masih kondisi awal atau belum lengkap. Tim ilmuwan masih terus mempelajari morfologi nagari bawah laut GBR yang kompleks.

Apalagi, pemetaan baru saja dilakukan dengan menggunakan kapal Falkor.

Falkor telah memetakan GBR utara di lepas pantai Cape York. Pemetaan ini dari perairan dangkal dekat dengan terumbu penghalang yang melapisi tepi rak hingga kedalaman lebih dari 2000 meter di lembah yang berdekatan.

Falkor menggunakan penggema multibeam Kongsberg EM302 untuk mengumpulkan data batimetri resolusi tinggi (kedalaman) dan tekstur dasar laut.

Kumpulan data hasil pemetaan baru ini, dikombinasikan dengan data multibeam yang dikumpulkan sebelumnya.

Jaringan spektakuler ngarai bawah laut besar yang terukir di bagian margin GBR paling utara. Hal ini menciptakan lanskap bawah air yang kompleks secara morfologis dan menakjubkan yang belum pernah terlihat sebelumnya di dalam GBR.

Ngarai yang baru dipetakan di lepas pantai Teluk Princess Charlotte di Cape York memiliki area ‘tangkapan’ sekitar 50 kilometer di sepanjang tepian.

Terdapat sekitar 14 ngarai yang terpisah menjadi ngarai utama yang membentang 30 kilometer hingga kedalaman yang lebih dari 2500 meter.

Ángel Puga Bernabéu dalam analisis ini menuliskan penemuan lainnya di sekitar Detached Reefs. Lokasi ini adalah serangkaian terumbu karang yang tinggi (beberapa ratus meter).

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: AustraliaGreat Barrier Reefkeanekaragaman hayatiSchmidt Ocean Institute
Bagikan27Tweet4KirimKirim
Previous Post

2 Siklon Tropis Membayangi Indonesia Timur

Next Post

Sepekan Terakhir, Terjadi Banjir di Sumatera dan Jawa

Postingan Terkait

Kabupaten Sigi Paling Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah, 1 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

18 Juni 2026
BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

18 Juni 2026

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Dekat Guam

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Next Post
Banjir di Cilacap Meluas

Sepekan Terakhir, Terjadi Banjir di Sumatera dan Jawa

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Dekat Guam

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Repatriasi Awak Kapal Pesiar Indonesia di Jerman

1.993 Calon Mahasiswa Lulus Jalur SNBP 2025 di UNG

Memulihkan Ekosistem Mangrove yang Hilang

134 Spesies Terancam Punah, Kolaborasi Global Berupaya Melindungi Burung Migran

Intensitas Freddy Meningkat Menjadi Siklon Tropis Kategori 4

Cuaca Ekstrem, Nakhoda Waspadai Gelombang Tinggi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.