Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Memulihkan Ekosistem Mangrove yang Hilang

redaksi
27 Juli 2021
Kategori : Berita
0
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Ilustrasi tumbuhan mangrove. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Sejak tahun 2000, lebih dari 60% mangrove yang hilang terutama disebabkan dampak manusia secara langsung maupun tidak langsung. Sebagian besar mangrove yang hilang ini terjadi di Indonesia, Myanmar, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Sementara secara alami kerugian juga terjadi karena adanya erosi, kenaikan permukaan laut, angin topan dan kekeringan— yang diperburuk oleh perubahan iklim.

Ada 136.000 km2 hutan bakau di seluruh dunia pada tahun 2016, dengan perkiraan global baru akan segera dirilis. Menurunnya tingkat kehilangan seharusnya memberikan harapan—mangrove seringkali bersifat oportunistik, dan ekspansi dapat terjadi relatif cepat.

Keuntungan baru-baru ini kemungkinan besar disebabkan oleh banyaknya proyek restorasi dengan memberikan bantuan tambahan.

Selama 20 tahun terakhir, hutan mangrove telah berubah dari salah satu habitat yang paling cepat berkurang di Bumi menjadi salah satu yang paling dilindungi.

Lebih dari 6.600 km2 masih dapat direstorasi, tetapi akan membutuhkan pendanaan jangka panjang bagi masyarakat.

Manusia dan mangrove memiliki sejarah panjang untuk berkembang bersama. Ketika masyarakat pesisir diberdayakan, akan dapat memastikan pemanfaatan berkelanjutan hutan mangrove dalam jangka panjang.

Untuk memulihkan kembali hutan mengrove yang hilang, pada tahun 2018, Conservation International (CI), International Union for Conservation of Nature (IUCN), The Nature Conservancy (TNC), Wetlands International, dan World Wildlife Fund (WWF) mendirikan Global Mangrove Alliance.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Global Fishing WatchGlobal Mangrove AllianceMangroveRestorasi EkosistemWorld Mangrove Day
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Asia Tenggara Rumah Bagi Sepertiga Hutan Mangrove

Next Post

100 Penulis Berbagi Kisah Menarik tentang Mangrove

Postingan Terkait

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

22 Oktober 2026
Satelit NASA Mengamati dan Melacak El Niño di Pasifik Khatulistiwa

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

22 Oktober 2026

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

Fenomena El Niño Kali Ini Sangat Masif Layaknya Bola Penghancur

Super Typhoon Champi Approaches Eastern Taiwan

Karakteristik Gelombang Laut dan Keunikannya

Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

Next Post
100 Penulis Berbagi Kisah Menarik tentang Mangrove

100 Penulis Berbagi Kisah Menarik tentang Mangrove

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

Fenomena El Niño Kali Ini Sangat Masif Layaknya Bola Penghancur

Super Typhoon Champi Approaches Eastern Taiwan

AmsiNews

REKOMENDASI

Penyakit Karang Terjadi di Lokasi yang Banyak Sampah Plastik

Kapal Ferry Terbakar di Filipina, 29 Orang Tewas

Namanya Kuda Laut, Tapi Tergolong Ikan

Petugas KPLP Dibekali Pendidikan Pekerjaan Bawah Air

Cuaca Ekstrem Belum Menurun di Wilayah Indonesia

KKP Tangkap Kapal Ikan Vietnam

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.