Rabu, Juli 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Terancam Punah, Populasi Lumba-lumba Irrawaddy di Thailand Mengkhawatirkan

redaksi
3 Mei 2022
Kategori : Berita, Orca
0
Terancam Punah, Populasi Lumba-lumba Irrawaddy di Thailand Mengkhawatirkan

Sekelompok lumba-lumba Irrawaddy di Danau Songkha, Thailand. FOTO: BANGKOKPOST.COM

“Tampaknya berhasil mengingat lebih sedikit lumba-lumba yang ditemukan tertangkap di jaring ikan raksasa.”

Namun tren itu tidak bertahan lama.

“Antara 2020 dan tahun lalu, setidaknya dua lumba-lumba Irrawaddy ditemukan mati di jaring ikan besar setelah beberapa nelayan menggunakannya untuk menangkap ikan lele raksasa di Danau Songkhla,” kata Varawut.

Lele raksasa Mekong pertama kali dibawa ke danau oleh berbagai organisasi bertahun-tahun yang lalu untuk meningkatkan populasi mereka, katanya.

Seiring berjalannya waktu dan banyak ikan lele yang tumbuh, para nelayan mulai membuat jaring raksasa untuk menangkap mereka karena ikan tersebut laku dengan harga tinggi.

Praktik tersebut, katanya, merupakan ancaman nyata bagi populasi lumba-lumba Irrawaddy di danau itu dan tetap ada meskipun ada peringatan tentang dampak lingkungan.

Varawut mengatakan lumba-lumba air tawar hanya ditemukan di Sungai Irrawaddy di Myanmar, Sungai Mekong di Laos dan Kamboja, Sungai Mahakam di Indonesia, Danau Chilika di India, dan Danau Songkhla di Thailand.

Sumber: Bangkokpost.com

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Irrawaddy dolphinOrcaella brevirostrisPesut MahakamThailand
Bagikan16Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pekan Depan Arus Balik Mudik Gratis Kapal Laut Pakai Sepeda Motor

Next Post

Foto: Semarak Akhir Ramadan di Gorontalo

Postingan Terkait

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

14 Juli 2026
Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

14 Juli 2026

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Next Post
Foto: Semarak Akhir Ramadan di Gorontalo

Foto: Semarak Akhir Ramadan di Gorontalo

Komentar tentang post

TERBARU

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

AmsiNews

REKOMENDASI

BMKG Kembali Mengingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Januari 2024

Kapal Perintis dan Tol Laut Jangkau Kepulauan Talaud

Rendah Tanggung Jawab Singkirkan Kerangka Kapal

Restocking Karang Hias di Pantai Serangan Bali

PPID UNG Sampaikan Strategi dan Kebijakan Keterbukaan Informasi pada Forum Uji Publik

Gelombang Panas dan Mencairnya Gletser Dapat Membangkitkan Patogen Purba

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.