Sebelumnya, pada Sabtu (7/8) Komandan Pusat Hidro-oseanografi TNI AL (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, melepas keberangkatan tim peneliti Etape I di Mako Pushidrosal.
Menurut Danpushidrosal kegiatan ekspedisi ini memiliki nilai sangat strategis, sehingga besar harapannya dapat memberikan kontribusi bagi kepentingan peningkatan khazanah pengetahuan kelautan nasional dan hidrografi.
Danpushidrosal mengingatkan agar para peneliti dalam melaksanakan kegiatannya selalu memperhatikan keamanan personel dan material, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan. Karena pandemi Covid-19 masih belum berakhir.
Tim peneliti etape I di antaranya Letkol Laut (KH) Dikdik Satria Mulyadi, MT (Pushidrosal), Mayor Laut (P) Alin Abimanyu (Pushidrosal), Ir Mustafa Hanafi, MSc (Kementerian ESDM).
Kemudian, Dr. Adi Purwandana (LIPI), Gabriella Alodia, M.Sc (ITB), Febrian Fitryanik Susanta, M.Eng (UGM), Nada Geraldine, ST (Hidronav Tehnikatama) serta Stanislaus Ariyanto (PT Hidronav Tehnikatama) dan 2 personel dari Dispenal.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, mengatakan, Ekspedisi Jala Citra 1 “Aurora” 2021 yang dilaksanakan TNI AL dalam hal ini Pusat Hidro-Oseanografi (Pushidrosal) menggandeng para peneliti nasional dari kementerian, lembaga dan universitas.





Komentar tentang post