Selasa, Mei 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Bualoi Mendarat di Samar Timur, Filipina

redaksi
26 September 2025
Kategori : Berita
0
Topan Bualoi Mendarat di Samar Timur, Filipina

Siklon tropis Bualoi setelah mendarat di Samar Timur, Filipina. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Bualoi terletak 691 km di timur-tenggara Manila, dan telah bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 28 km per jam (15 knot) selama 6 jam terakhir.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 6,7 meter (22 kaki), kata JTWC.

Mengenai intensitas, JTWC memperkirakan Bualoi akan sedikit melemah selama 12 jam ke depan karena geseran angin timur dan interaksi topografi dengan Kepulauan Visayas.

Setelah muncul di Laut Cina Selatan, lingkungan akan membaik dengan geseran angin yang lebih rendah, menyebabkan Bualoi semakin intensif saat mendekati Teluk Tonkin.

Lingkungan di Teluk Tonkin diperkirakan akan sangat mendukung, terutama terkait suhu permukaan laut yang sangat hangat. Akibatnya, sistem ini diperkirakan akan mencapai puncaknya.

Badan Meteorologi Jepang (JMA)  Bualoi bergerak ke barat barat-laut dengan kecepatan 35 km per jam (19 knot).

Tekanan udara pada pusatnya 985hPa (hektopaskal).

Kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 30 meter per detik  (55 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 40 meter per detik (80 knot).

Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih berada di seluruh area 55 km (30 NM), kata JMA.

Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih   timur 280km (150NM) barat 220km (120NM)

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: FilipinaJMAJTWCPAGASATopan Bualoi
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Jejak Sejarah Maritim Indonesia, Bajak Laut Sembunyikan Rampasan di Pulau Terpencil

Next Post

Status Penambang Tradisional yang Melakukan Aktivitas Pertambangan di Wilayah Konsesi Perusahaan

Postingan Terkait

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

26 Mei 2026
Anggrek Kantung, Masuk Daftar CITES dan Dilindungi

Ada 4.000 Anggrek di Indonesia, 3 Spesies Baru

26 Mei 2026

Indikasi El Niño Condition di Samudra Pasifik

Waspada Adanya Peningkatan Curah Hujan

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Next Post
Status Penambang Tradisional yang Melakukan Aktivitas Pertambangan di Wilayah Konsesi Perusahaan

Status Penambang Tradisional yang Melakukan Aktivitas Pertambangan di Wilayah Konsesi Perusahaan

TERBARU

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Ada 4.000 Anggrek di Indonesia, 3 Spesies Baru

Indikasi El Niño Condition di Samudra Pasifik

Waspada Adanya Peningkatan Curah Hujan

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Doksuri Berdampak pada 328.356 Orang di Filipina

Penipisan Ozon Dapat Mengancam Perikanan

Intensitas Badai Maria Meningkat Menjadi Siklon Tropis yang Berkembang Ekstrem

Kota Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Terancam Karena Es Antartika Mencair Lebih Cepat

Hiu Megamouth Tercatat Pertama Kali Ditemukan di Pulau Nain, Sulawesi Utara

Januari 2026 Nilai Tukar Petani Provinsi Gorontalo Turun 4,05 Persen

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.