Mengenai intensitas, kata JTWC, sistem tersebut telah mencapai intensitas puncaknya dan diperkirakan akan mempertahankan intensitas ini selama 12 jam sebelum memulai fase pelemahan yang stabil selama 12 jam berikutnya dan seterusnya.
Jangmi akan bergerak melewati gradien suhu permukaan laut yang tajam dan memasuki perairan di bawah 26°C dalam 12 jam ke depan, yang akan memulai fase pelemahan.
Pada Senin pukul 2 pagi, menurut Observatorium Hong Kong (HKO), topan Jangmi berpusat sekitar 300 kilometer di selatan Okinawa. Diperkirakan akan bergerak ke utara dengan kecepatan sekitar 18 kilometer per jam menuju sekitar Kepulauan Ryukyu.
Siklon Tropis Jangmi akan bergerak melintasi sekitar Kepulauan Ryukyu hari ini dan Selasa (2/6) besok. Kemudian akan bergerak ke arah laut di selatan Jepang.
Jangmi, topan Jepang nomor 6, bergerak ke utara barat-laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot).
Tekanan udara pada pusatnya 975hPa (hektopaskal), kata Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA).
Sistem ini mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 30 meter per detik (60 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 45 meter per detik (85 knot).
Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih berada di seluruh area 185 km (100 NM).




