Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan sistem ini pada Senin pukul 5 pagi, berada sekitar 1.000 kilometer di tenggara Manila dan diperkirakan bergerak ke arah barat dengan kecepatan sekitar 25 kilometer per jam menuju perairan timur Filipina dan secara bertahap menguat.
Sementara itu, Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan sistem ini mengarah ke barat dengan kecepatan 30 km per jam (15 knot).
Tekanan udara pada pusatnya 980hPa (hektopaskal), kata JMA, dengan kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 30 meter per detik (60 knot) sedangkan kecepatan angin instan maksimum 45 meter per detik (85 knot).
Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih berada di seluruh area 55 km (30 NM) dan area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di seluruh area 165 km (90 NM).




