Sebuah penilaian ilmiah yang didukung oleh UNESCO dan Pemerintah Jepang membantu Cao Bang untuk lebih memahami risiko-risiko yang saling berkaitan ini, serta memperkuat alur dari pengetahuan ilmiah menuju sistem peringatan dini yang dapat ditindaklanjuti oleh masyarakat setempat.
Penilaian Risiko Ilmiah
Menyusul rangkaian bencana tahun 2024-2025, Pemerintah Vietnam dan Provinsi Cao Bang meminta dukungan UNESCO untuk memperkuat pemahaman ilmiah mengenai risiko banjir dan tanah longsor, memperbaiki sistem peringatan dini, memperbarui informasi risiko, serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, demi upaya “Membangun Kembali dengan Lebih Baik” (Build Back Better).
Melalui UNESCO, berkat dukungan darurat dari Pemerintah Jepang, UNESCO Vietnam —berkolaborasi teknis dengan Institut Meteorologi, Hidrologi, Lingkungan, dan Kelautan (IMHEMS) serta Komite Nasional untuk Program Hidrologi Antarpemerintah (IHP)—melakukan penilaian ilmiah.
Penilaian ini berfokus pada dua aspek yang saling berkaitan: karakteristik serta faktor pemicu banjir, banjir bandang, dan tanah longsor; serta efektivitas sistem peringatan dini yang telah ada di provinsi tersebut.
Penelitian ini menggabungkan analisis data dengan investigasi lapangan di sepanjang sungai Bang Giang dan Gam, survei di lokasi-lokasi yang terdampak tanah longsor, serta konsultasi dengan pihak berwenang di tingkat provinsi maupun lokal serta masyarakat setempat.




