Minggu, Maret 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pemodelan Pertumbuhan Makrozoobentos untuk Memprediksi Pengaruh Lingkungan

redaksi
3 Oktober 2019
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Pemodelan Pertumbuhan Makrozoobentos untuk Memprediksi Pengaruh Lingkungan

Sungai Citarum. FOTO: VOA/REUTERS

PEMODELAN pertumbuhan makrozoobentos dilakukan dengan tujuan sebagai model yang memprediksi pengaruh lingkungan terhadap dinamika populasi makrozoobentos.

Menurut Prof Barti Setiani Muntalif PhD, dengan analisis statistik regresi polynomial, pertumbuhan populasi makrozoobentos dalam per m3 per satuan waktu dipengaruhi oleh laju pertumbuhan makrozoobentos, jumlah populasi makrozoobentos per m3, faktor lingkungan, serta kapasitas daya dukung populasi makrozoobentos.

“Pemodelan ini telah diuji coba di hulu Sungai Citarum dan diperoleh bahwa pertumbuhan populasi makrozoobentos dipengaruhi oleh kelimpahan bioindikator, laju pertumbuhan intrinsik bioindikator, faktor lingkungan, dan daya dukung lingkungan,” ujar Prof Barti, dalam orasi ilmiah Forum Guru Besar ITB dengan judul “Pengembangan Bioindikator Sebagai Upaya Pengelolaan Kualitas Air Sungai”, seperti dikutip Itb.ac.id.

Penggunaan makrozoobentos sebagai bioindikator dapat menggambarkan dampak dari senyawa berbahaya.

Faktanya, di Afrika Selatan, program biomonitoring dengan menggunakan bioindikator telah menjadi pendekatan yang cepat, integratif dan cost-effective.

“Penggunaan bioindikator juga dinilai sangat baik untuk melihat dampak akibat kombinasi seluruh kontaminan dan sumber tekanan lingkungan,” ujarnya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: ITBKualitas AirSungai Citarum
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

56 Persen Sungai di Indonesia Tercemar Berat, Perlu Bioindikator Penilai Kualitas Air

Next Post

Program Tol Laut Dibutuhkan di Wilayah Terpencil dan Terluar

Postingan Terkait

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

15 Maret 2026
UNEP Buka Pendaftaran Champions of the Earth 2024, Penghargaan Lingkungan Hidup Tertinggi PBB

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

15 Maret 2026

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

Komite Menghapus 8 Nama Topan Karena Menimbulkan Kerusakan Parah

Topan Makin Intensif, Ancam Jutaan Orang Tiap Tahun

Next Post
Distribusi Barang Tol Laut Harus Transparan

Program Tol Laut Dibutuhkan di Wilayah Terpencil dan Terluar

Komentar tentang post

TERBARU

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

AmsiNews

REKOMENDASI

BMKG Gelar Sekolah Lapang untuk Nelayan di 20 Lokasi

BRIN Buka Pendanaan Riset Kompetisi dan Ekspedisi untuk Peneliti se-Indonesia

Togean, Ditetapkan Sebagai Cagar Biosfer Baru

Day of the Seafarer, Peran Pelaut Menjaga Kebutuhan Pokok dan Logistik

Korban Meninggal Dunia Longsor Tambang Emas Suwawa 23 Orang

La Nina Lemah Telah Terjadi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.