Sabtu, Agustus 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Muifa Mempertahankan Kekuatan Badai Kategori Tiga di Ryukyu dan Taiwan

redaksi
12 September 2022
Kategori : Berita
0
Topan Muifa Mempertahankan Kekuatan Badai Kategori Tiga di Ryukyu dan Taiwan

Topan Muifa bergerak lambat Senin (12/9) di perairan Kepulauan Yayema (Kepulauan Ryukyu) Prefektur Okinawa, Jepang dan timur Taiwan sebagai badai kategori tiga. GAMBAR: Badan Meteorologi Jepang/JMA

Dalam buletin PAGASA (Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration atau Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina) yang dikeluarkan Minggu (11/9) pukul 23.00, Inday diperkirakan bergerak ke utara barat laut dalam 12 jam ke depan sebelum berbelok ke utara menuju sekitar Kepulauan Yaeyama.

“Topan Inday diperkirakan akan mempertahankan kekuatannya dalam waktu 24 jam,” tulis PAGASA.

Setelah itu, perairan yang sedikit lebih dingin di timur Taiwan dan perkiraan periode perlambatan di wilayah laut ini dapat mengakibatkan tren pelemahan yang dimulai Senin atau Selasa.

Angin berkelanjutan maksimum 165 km per jam di dekat pusat (mata) dan embusan angin hingga 205 km per jam, kata PAGASA.

Menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC) tinggi gelombang maksimum adalah 12,2 meter (40 feet).

“Ini adalah sistem yang berbahaya. Angin yang merusak, hujan deras, gelombang badai, gelombang laut yang ganas, tanah longsor, dan banjir bandang adalah semua risiko yang mungkin terjadi,” JTWC menuliskan dalam layanan Zoom.earth.

Topan Muifa dalam enam jam terakhir terletak 500 km barat daya Pangkalan Udara Kadena, Okinawa, Jepang, dan telah bergerak ke utara dengan kecepatan 7 km per jam (4 knot).

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Badan Meteorologi JepangJepangJTWCKepulauan RyukyuPAGASATaiwanTopan Muifa
Bagikan4TweetKirimKirim
Previous Post

Gempa M6,1 Mengguncang Kepulauan Mentawai

Next Post

Taiwan dan Jepang Bersiap Menghadapi Topan Muifa

Postingan Terkait

IHCP Mencatat Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT

IHCP Mencatat Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT

15 Agustus 2026
Gempa Bumi Dahsyat M 7,7 Guncang NTT, Potensi Tsunami Hingga Sulawesi Selatan dan Tenggara

Gempa Dahsyat NTT Dirasakan Hingga Sulawesi Selatan, Dua Orang Meninggal Dunia di Sikka

15 Agustus 2026

Sejak tahun 1950 Tercatat 37 Gempa Bumi Kuat di Dekat NTT

BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT Berakhir

Tsunami Akibat Gempa Dahsyat NTT Capai Sulawesi, Terdeteksi di Bau-Bau, Bulukumba dan Kolaka

Gempa Dahsyat NTT Akibat Sesar Naik, USGS: 1,5 Juta Orang Diperkirakan Merasakan Guncangan Kuat

Lokasi yang Terdeteksi Tsunami Gempa Dahsyat NTT Meluas

Gempa Dahsyat NTT, Tsunami Terdeteksi di Dompu, Labuan Bajo dan Sikka

Next Post
Taiwan dan Jepang Bersiap Menghadapi Topan Muifa

Taiwan dan Jepang Bersiap Menghadapi Topan Muifa

Komentar tentang post

TERBARU

IHCP Mencatat Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT

Gempa Dahsyat NTT Dirasakan Hingga Sulawesi Selatan, Dua Orang Meninggal Dunia di Sikka

Sejak tahun 1950 Tercatat 37 Gempa Bumi Kuat di Dekat NTT

BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT Berakhir

Tsunami Akibat Gempa Dahsyat NTT Capai Sulawesi, Terdeteksi di Bau-Bau, Bulukumba dan Kolaka

Gempa Dahsyat NTT Akibat Sesar Naik, USGS: 1,5 Juta Orang Diperkirakan Merasakan Guncangan Kuat

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Podul Akan Mendarat Hari Ini di Taiwan

Sejumlah Perukyah Melihat Hilal

Warning! Kematian Hiu Paus Muda di Indonesia dan Filipina

Panas Ekstrem Penyebab Kematian Terbesar

Warga yang Isolasi Mandiri Tetap Dipantau dan Diobservasi Petugas Kesehatan

Tahun 2023 Pecahkan Rekor Suhu Global, Juli dan Agustus Bulan Terpanas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.