Senin, Oktober 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

redaksi
16 April 2026
Kategori : Berita
0
Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

Topan Super Sinlaku pada Selasa (14/4) malam. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara, Samudra Pasifik barat, pada Kamis (16/4).

Sinlaku telah bergerak ke arah utara-barat laut dengan kecepatan 7 km per jam (4 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 10,7 meter (35 kaki).

Menurut JTWC dalam 60 jam sistem ini diperkirakan akan sangat asimetris dengan karakteristik tropis yang terbatas. Sinlaku diperkirakan akan sepenuhnya menyatu dengan jet aliran udara atas dan menyelesaikan siklus transisi mata badai (ETT) dalam 3 hari.

Mengenai intensitas, kata JTWC, Sinlaku diperkirakan akan terus mengalami pelemahan. Jika Sinlaku gagal menyelesaikan siklus penggantian dinding mata badai dan kembali menguat sebelum mengalami penurunan yang signifikan.

Fase pelemahan awal dari siklus penggantian dinding mata badai dapat memperburuk perkiraan penurunan kekuatan badai.

Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mengatakan Sinlaku dengan kekuatan topan yang sangat kuat (Very Strong Typhoon).

Sistem ini bergerak lambat ke utara. Tekanan udara pada pusatnya 945 hPa (hektopaskal), kata JMA.

Sinlaku mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 45 meter per detik (85 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 60 meter per detik (120 knot).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: JTWCKepulauan Mariana UtaraTopan Sinlaku
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Next Post

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Postingan Terkait

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

26 Oktober 2026
Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

26 Oktober 2026

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Badai Tropis In-fa Menguat Menjadi Topan di Samudra Pasifik Barat

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Next Post
Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

TERBARU

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir Melanda Sejumlah Wilayah di Indonesia

Topan Kong-rey Melemah Menjadi Badai Tropis di Laut Cina Timur

Kerangka Kerja Global Mengatasi Dampak Buruk Bahan Kimia Disepakati di Bonn

Sisa Topan Doksuri Menyebabkan 1,2 Juta Orang Direlokasi di Hebei, Cina Utara

UNG Perkuat Komitmen Disiplin dan Kinerja Tenaga Kependidikan

Naskah Seruan Penanggulangan Destructive Fishing dan Illegal Fishing di Gorontalo Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.