Sabtu, Mei 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Super Krathon Bergerak Lambat di Laut Cina Selatan

redaksi
1 Oktober 2024
Kategori : Berita
0
Topan Super Krathon Menyebabkan Penutupan Sekolah dan Tempat Kerja di Filipina dan Taiwan

Topan super (super typhoon) di selatan barat daya Taiwan atau timur Laut Cina Selatan, Selasa (1/10) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan super (super typhoon) Krathon bergerak lambat di Laut Cina Selatan, pada Selasa (1/10). Sistem ini diperkirakan akan membentuk jalur melengkung untuk selanjutnya mendarat di barat daya Taiwan, Rabu (2/10).

Saat ini, topan dahsyat tersebut melacak ke barat, selanjutnya ke barat laut dan utara.

Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) mengatakan Krathon terletak 537 km di selatan-barat daya Taipei, Taiwan.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 16,2 meter (53 feet).

Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA) Krathon dengan kekuatan angin topan yang sangat dahsyat bergerak lambat ke barat-barat laut.

Tekanan udara pada pusatnya 915 hPa (hektopaskal), kata Badan Meteorologi.

Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih berada di seluruh area 150 km (80 NM), sedangkan angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di seluruh area 500 km (270 NM).

Kekuatan angin topan yang sangat dahsyat, kata Badan Meteorologi, diperkirakan akan bertahan hingga hari ini. Kemudian intensitas akan berkurang menjadi angin topan yang sangat kuat.

Menurut PAGASA (Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration – Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina) mengalami intensifikasi dan sedikit meningkat.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Hong Kong ObservatoryJepangJTWCLaut Cina SelatanPAGASATaiwanTopan Krathon
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Topan Jebi Melintasi Tenggara Tokyo

Next Post

KPU Kabupaten Gorontalo: KPPS Harus Memiliki Kompetensi dan Integritas

Postingan Terkait

Ancaman Sampah Laut: Perubahan Perilaku dan Penyakit Aneh

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

15 Mei 2026
Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

15 Mei 2026

Potensi Hujan di Masa Peralihan ke Musim Kemarau

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Next Post
KPU Kabupaten Gorontalo: KPPS Harus Memiliki Kompetensi dan Integritas

KPU Kabupaten Gorontalo: KPPS Harus Memiliki Kompetensi dan Integritas

TERBARU

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

Potensi Hujan di Masa Peralihan ke Musim Kemarau

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

AmsiNews

REKOMENDASI

WHO Merekomendasikan Alat Diagnostik Baru Mengakhiri Tuberkulosis

Kapolda Gorontalo Silaturahmi dengan Organisasi Pers

41 Persen Pengusaha Hanya Bisa Bertahan Tiga Bulan

Menanam Kembali Mangrove Untuk Mengatasi Kenaikan Permukaan Laut

Hiu Berjemur, Ikan Terbesar Kedua Setelah Hiu Paus

Fakultas Kedokteran UNG Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kabupaten Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.