Dikoordinasikan oleh Komisi Oseanografi Antarpemerintah UNESCO (UNESCO-IOC) PTWS merupakan jaringan yang terdiri dari 46 negara anggota di kawasan Pasifik, dengan dukungan dari Pacific Tsunami Warning Center yang berpusat di Honolulu.
Sebagai platform antarpemerintah untuk pengurangan risiko bencana yang paling lama beroperasi, PTWS didirikan pada tahun 1965—menyusul peristiwa gempa bumi dan tsunami berkekuatan magnitudo 9,5 di Chili yang menimbulkan korban jiwa hingga ke Jepang—sebuah peristiwa yang menegaskan perlunya sistem peringatan dini tsunami yang seragam.
Efektivitas sistem peringatan dini (EWS) lintas batas ini menyajikan studi kasus nyata mengenai nilai dari inisiatif Early Warnings for All (EW4All)—sebuah upaya global untuk memastikan setiap orang terlindungi oleh peringatan yang dapat menyelamatkan nyawa pada tahun 2027.
Dengan dukungan dari ESCAP Trust Fund for Tsunami, Disaster and Climate Preparedness serta bekerja sama dengan UNESCO-IOC, Pacific Tsunami Warning and Mitigation System (PTWS) telah memulai penilaian kapasitas kesiapsiagaan tsunami di seluruh cekungan samudra pada tahun 2025.
Temuan awal dari penilaian tersebut, sebagaimana terlihat dalam peristiwa di Kamchatka, menunjukkan bahwa jaringan observasi seismik dan kelautan yang digunakan bersama, analisis risiko tsunami gabungan, prosedur operasional standar multilateral yang matang. Selain itu, kemajuan dalam sistem telekomunikasi yang andal, merupakan bukti nyata nilai kerja sama regional dalam tahap “hulu” yang efektif dari rantai nilai peringatan tsunami.




