Kamis, Agustus 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tsunami Selat Sunda, Tim Ahli Survei Geologi Kelautan dan Bathymetri

redaksi
25 Desember 2018
Kategori : Berita
0
Gunung Anak Krakatau

FOTO: SUSI AIR

Jakarta – Sejumlah tim ahli dari berbagai instansi akan melakukan survei geologi kelautan dan bathymetri di sekitar Gunung Krakatau, pasacabencana tsunami Selat Sunda, Sabtu (22/12).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan mengatakan, tim akan ke lokasi setelah situasi dirasa aman dan memungkinkan untuk melakukan survei.

“Sekarang belum bisa karena cuaca masih jelek, mungkin (dapat diberangkatkan) setelah tanggal 25 Desember, mungkin 27 atau 28, pakai Kapal Baruna Jaya untuk lihat lagi peta di bawah lautnya,” ujar Menko Luhut, Senin (24/12).

Kemenko Bidang Kemaritiman telah mengkoordinir sejumlah instansi yang sudah mulai bekerja sejak Minggu (23/12). Koordinasi dilaksanakan dengan melibatkan para ahli dari BPPT, LIPI, BMKG, BIG, LAPAN, Pushidros TNI-AL dan Kementerian ESDM.

Analisa sementara para ahli mengarah pada terjadinya flank collapse/ longsoran anak gunung Krakatau, yaitu adanya material yang lepas dalam jumlah banyak di lereng terjal yang dipicu oleh tremor dan curah hujan tinggi. Sumber data analisa berupa seismogaf, tide gauge, citra satelit, dan data interferometri 64 hektar.

Untuk membuktikan kebenaran teori tersebut, para ahli bekerja dalam satu tim.

Selain survei laut, tindak lanjut tim tersebut antara lain akan dilakukan konfirmasi citra satelit resolusi tinggi oleh LAPAN, survei udara oleh BPPT, data GPS dan PASUT oleh BMKG, BIG, Pushidros TNI-AL, serta melibatkan industri di kawasan.*

Tags: Kemenko KemaritimanKrakatauTsunami Selat Sunda
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Orang Hilang Tsunami Selat Sunda Bertambah 128 Orang, 373 Meninggal Dunia

Next Post

Pemerintah Rancang Solusi Jangka Panjang Hadapi Bencana Alam

Postingan Terkait

362 Orang Tewas dan 1.400 hilang di Nepal dan Tibet Akibat Banjir Dahsyat Himalaya

362 Orang Tewas dan 1.400 hilang di Nepal dan Tibet Akibat Banjir Dahsyat Himalaya

27 Agustus 2026
Banjir Bandang Dahsyat Himalaya, Sekjen PBB Sampaikan Solidaritas Bagi Korban dan Keluarga

Banjir Bandang Dahsyat Himalaya, Sekjen PBB Sampaikan Solidaritas Bagi Korban dan Keluarga

27 Agustus 2026

Struktur Kimia Sabun, Dari Eco Enzyme Menjadi Produk Bernilai

Topan Saudel di Laut Cina Timur Mendekati Wenzhou di Pesisir Zhejiang

Mahasiswa UNG Gelar Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Gorontalo

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, Lebih Dari 1.300 Orang Hilang, 168 Tewas

Topan Saudel di Laut Cina Timur Diperkirakan Akan Mendarat di Pesisir Zhejiang

Korban Tewas Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet Bertambah Menjadi 160 Orang, Ratusan Wisatawan Hilang

Next Post
tsunami selat sunda

Pemerintah Rancang Solusi Jangka Panjang Hadapi Bencana Alam

Komentar tentang post

TERBARU

362 Orang Tewas dan 1.400 hilang di Nepal dan Tibet Akibat Banjir Dahsyat Himalaya

Banjir Bandang Dahsyat Himalaya, Sekjen PBB Sampaikan Solidaritas Bagi Korban dan Keluarga

Struktur Kimia Sabun, Dari Eco Enzyme Menjadi Produk Bernilai

Topan Saudel di Laut Cina Timur Mendekati Wenzhou di Pesisir Zhejiang

Mahasiswa UNG Gelar Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Gorontalo

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, Lebih Dari 1.300 Orang Hilang, 168 Tewas

AmsiNews

REKOMENDASI

Kemdiktisaintek Luncurkan Prodi Pendidikan Dokter Spesialis di Gorontalo

Melissa Badai Atlantik Terkuat yang Menghancurkan Jamaika dan Kepulauan Karibia, Sedikitnya 50 Orang Tewas

2014-2019, KKP Musnahkan 516 Kapal Ilegal

Ribuan Benih Lobster Dilepas di Perairan Pulau Menjangan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Badai Tropis Cimaron Terbentuk di Tenggara Kagoshima

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.