Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tumbuhan Air Memiliki Nilai Ekonomi Tinggi dan Ramah Lingkungan

redaksi
13 Oktober 2024
Kategori : Berita
0
Tumbuhan Air Memiliki Nilai Ekonomi Tinggi dan Ramah Lingkungan

GAMBAR: BRIN

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional (PRBBOOT), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Media Fitri Isma Nugraha, mengatakan, saat ini Bersama tim fokus pada riset spesies-spesies endemik yang berstatus terancam (endangered) untuk tumbuhan air  di Indonesia.

Selain itu, melakukan penelitian tentang phytoremediasi, yaitu suatu metode yang digunakan pada air tawar untuk menghilangkan kontaminasi.

“Phytoremediasi bekerja dengan cara menyerap karbon secara biologis. Proses ini melibatkan penyerapan polutan oleh akar tanaman air, yang kemudian memanfaatkan kontaminan tersebut untuk kebutuhan hidupnya, seperti fotosintesis,” kata Media, dalam Seri Webinar PRLSDA#59 yang diselenggarakan Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air (PRLSDA) BRIN, Kamis (3/10).

Proses tersebut juga membantu mengembalikan nutrisi yang baik untuk memperbaiki kondisi perairan yang telah rusak atau tercemar. Phytoremediasi sangat ramah lingkungan, relatif murah dan dapat diandalkan untuk mengolah air yang terkontaminasi.

Media dan tim kemudian melakukan penelitian tentang fitoremediasi di kawasan Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Danau Ledulu.

Di danau tersebut, ditemukan berbagai jenis tumbuhan air seperti Panicum, Ludwigia adscendens, H. Hara, Najas indica, Ipomea aquatica, Pontederia korsakowii, Callitriche, Bocopa monnierii, dan Nymphoea alba. Tumbuhan-tumbuhan ini diambil untuk mendeteksi serapan logam berat di danau tersebut.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BRINTumbuhan Air
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Malam Ini Komet Langka Tsuchinshan-ATLAS Menghampiri Bumi, Dapat Dilihat dengan Mata Telanjang

Next Post

Peneliti Temukan Spesies Ikan Baru di Guangdong, Cina selatan

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Peneliti Temukan Spesies Ikan Baru di Guangdong, Cina selatan

Peneliti Temukan Spesies Ikan Baru di Guangdong, Cina selatan

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Angin Kencang Merusak Puluhan Rumah di Bogor dan Kendal

Pengamatan Hilal 1 Syawal 1441 H di Observatorium Bosscha

Punya Riwayat ke Taiwan, Otoritas Kesehatan Hong Kong Selidiki Kasus Pasien Terkonfirmasi Mpox

Waspada Peningkatan Hujan di Masa Peralihan Musim di Indonesia

7 Fakta Tentang Penyu

Mengenal Produksi Garam di Pulau Sumba

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.