Melalui kolaborasi tersebut, UNG diharapkan dapat memperluas kontribusinya dalam jejaring akademik nasional dan global.
Dalam diskusi tersebut, UNAIR juga menawarkan program menulis sebagai bagian dari dukungan kelembagaan atau corporate social responsibility (CSR) UNAIR untuk UNG. Program ini diarahkan untuk membantu civitas academica UNG meningkatkan kemampuan menulis akademik, publikasi ilmiah, dan produksi karya pengetahuan yang dapat memperkuat visibilitas serta reputasi institusi.
Prof. Madyan menyampaikan bahwa kehadiran jajaran Universitas Negeri Gorontalo merupakan kehormatan bagi Universitas Airlangga sekaligus momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara kedua perguruan tinggi.
Kolaborasi antar perguruan tinggi ini menjadi kunci dalam menciptakan dampak yang lebih luas melalui sinergi dan kekuatan bersama. Penandatanganan MoU atau perjanjian kerja sama antara Universitas Airlangga dengan Universitas Negeri Gorontalo hari ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, kata Prof. Madyan.
Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Eduart Wolok, menyampaikan bahwa UNAIR merupakan salah satu contoh terbaik dalam melihat bagaimana sebuah perguruan tinggi dapat tumbuh, berkembang, dan menjadi besar melalui proses transformasi.




