”Melengkapi tata kelola kelautan untuk mengatasi ancaman di masa depan. Membangun ketahanan masyarakat terhadap kekeringan. Mendukung upaya internasional untuk memulihkan lahan terdegradasi,” ujarnya.
Inger mengatakan terdapat resolusi yang akan mendorong tindakan multilateral untuk mengatasi ketidakadilan iklim. Memicu perbincangan global mengenai teknologi baru yang akan membekali negara-negara dengan ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan untuk membuat pilihan yang tepat bagi manusia dan planet ini.
Selain itu, dapat membantu menghilangkan budaya mengambil, membuat, dan membuang sampah yang merupakan inti dari krisis tiga planet – seperti yang disoroti dalam Global Resources Outlook 2024 dari International Resource Panel, yang diluncurkan minggu ini.
”Saatnya untuk fokus pada planet biru kecil ini, yang penuh dengan kehidupan,” kata Inger.
Saatnya untuk mengarahkan pandangan kita pada tujuan bersama: jalan menuju masa depan yang berkelanjutan dan aman, di mana kita dapat mengambil keputusan yang tepat dan aman.
UNEA-6 di Nairobi akan berlangsung dari 26 Februari hingga 1 Maret 2024. Selain diskusi tingkat tinggi mengenai keadaan bumi, acara ini juga akan menampilkan 33 acara sampingan dan beberapa acara terkait.




