Total lahan terbakar seluas 23 hektare. BPBD Kabupaten Halmahera Timur melaksanakan penanganan bersama tim gabungan dengan menggunakan peralatan sederhana, membuat sekat bakar, dan mengerahkan water truck.
Selanjutnya, dari Kota Sorong, Papua Barat Daya, dilaporkan karhutla terjadi di Gunung Malanu, Kelurahan Malanu, Distrik Sorong Utara, dan Kelurahan Rufei, Distrik Sorong Barat. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (8/8) pukul 22.13 WIT. Luas lahan yang terbakar di masing-masing lokasi mencapai satu hektare.
Selanjutnya, kebakaran hutan dan lahan terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Jumat, (7/8), sekitar pukul 20.00 WITA. Kebakaran terjadi di kawasan Resor Sembalun, SPTN Wilayah II Balai Taman Nasional Gunung Rinjani. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai ±30 hektare, namun angka tersebut masih dalam proses pendataan. Tidak terdapat laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Merespons banyaknya laporan kejadian bencana karhutla di berbagai wilayah, BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama selama musim kemarau ketika kondisi vegetasi dan lahan cenderung kering serta mudah terbakar.




