Kewalahan dan Tertekan
Bahkan ketika pasien ditemukan, kapasitas untuk merawat mereka pun terbatas. WHO mengatakan bahwa sejumlah pusat perawatan dan transit di Ituri kini telah “penuh sesak”.
Di Kivu Utara, pilihan untuk merujuk pasien ke fasilitas khusus masih minim, sementara di Haut-Uélé—wilayah yang juga terdampak—belum ada satu pun dari enam zona kesehatan setempat yang memiliki pusat perawatan yang memenuhi standar yang ditetapkan.
Tim penanganan sendiri juga berada di bawah tekanan. WHO melaporkan adanya keterlambatan pembayaran bagi sebagian personel penanganan di beberapa zona terdampak, seraya memperingatkan bahwa hal ini “dapat memengaruhi motivasi staf serta kelangsungan kegiatan penanganan, termasuk pelibatan masyarakat dan operasional di titik-titik masuk maupun pos pemeriksaan.”
Tantangan saat ini mencakup dua hal: melacak rantai penularan yang belum terdeteksi oleh sistem surveilans, sekaligus segera meningkatkan kapasitas perawatan bagi pasien yang telah ditemukan.
Selama kecepatan deteksi kasus dan isolasi belum melampaui laju penularan, upaya pelacakan yang lebih baik saja tidak akan cukup untuk membalikkan keadaan wabah ini.




