Kamis, April 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

WALHI Prihatin 50 Persen Mangrove di Indonesia Rusak

Peringatan Hari Mangrove Sedunia 26 Juli

redaksi
23 Juli 2018
Kategori : Berita
0
WALHI Prihatin 50 Persen Mangrove di Indonesia Rusak

FOTO: DOK. KKP

Jakarta – Direktur Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Nur Hidayati menyatakan keprihatinan atas rusaknya lebih dari 50 persen mangrove di Indonesia. Padahal, sebagai negara kepulauan, mangrove adalah salah satu ekosistem penting bagi pulau-pulau di Indonesia.

Sehubungan dengan penanaman mangrove di Pulau Pari, Hidayati mengatakan, warga setempat sudah lama memiliki inisiatif melakukan rehabilitasi hutan mangrove di daerahnya yang dulu rusak.

Kegiatan penanaman mangrove kali ini di Pulau Pari berkaitan dengan Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap 26 Juli. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti hadir dalam penanaman mangrove ini.

Menurut Nur, penanaman mangrove sebagai salah satu upaya pelestarian pesisir yang dilakukan warga Pari bersama WALHI. Selain itu, kepedulian terhadap kerusakan mangrove yang banyak terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Mangrove, kata Nur, sangat bermanfaat untuk menyaring air, mencegah abrasi dan menahan gelombang. Belum lagi manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat dengan munculnya kepiting dan udang di hutan mangrove. Ketika mangrove rusak dibutuhkan gerakan massal seperti yang dilakukan masyarakat Pulau Pari.

“Ini seharusnya dilindungi pemerintah dan diberikan fasilitasi-fasilitasi, sehingga inisiatif warga makin banyak muncul dan menumbuhkan perbaikan-perbaikan di berbagai tempat,” ujar Nur.

Ketua Koalisi Selamatkan Pulau Pari (KSPP) Sahrul Hidayat mengatakan, upaya pelestarian mangrove telah ditularkan warga Pulau Pari kepada para wisatawan yang datang. Setiap kedatangan wisatawan, selalu tawarkan untuk melihat tanaman mangrove.

“Dengan kunjungan Anda ke Pulau Pari, berarti Anda menanamkan kebaikan buat Pari sekarang dan ke depan,” kata Sahrul.*

Tags: MangroveWALHI
Bagikan7Tweet2KirimKirim
Previous Post

Menteri Susi Apresiasi Penanaman Mangrove di Pulau Pari

Next Post

Tak Boleh ada Sedotan Plastik di Pulau Pari

Postingan Terkait

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

30 April 2026
Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

30 April 2026

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Next Post
Tak Boleh ada Sedotan Plastik di Pulau Pari

Tak Boleh ada Sedotan Plastik di Pulau Pari

Komentar tentang post

TERBARU

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

AmsiNews

REKOMENDASI

Hingga Jumat Sore Tak Ada staf KSP yang Positif Covid-19

Tips Merawat Peralatan Selam

Mahasiswa Undip Kreasi Keran Air dari Sampah Plastik

AIS Tingkatkan Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Eksportir Gorontalo Cari Ikan Tuna Hingga Buol dan Donggala

Berdampak pada Kesehatan, PBB Memperingati Hari Memerangi Badai Pasir dan Debu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.