Charlotte berkembang dari bibit 93S pada Kamis (17/3) di Laut Timor, kemudian melintasi Kupang – Laut Sawu dan Samudra Hindia di selatan Bali dan Jawa.
Posisi siklon tropis Charlotte pada pukul 07.00 WIB pada koordinat 14.6LS – 112.3BT atau sekitar 790 km sebelah selatan tenggara Cilacap, Jawa Tengah.
Arah gerak siklon tropis ini di barat daya, dengan kecepatan 9 knots atau 17 km per jam, bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Kecepatan angin maksimum 40 knots atau 75 km per jam.
Prediksi 24 jam ke depan, pada Selasa (23/3) pukul 07.00 WIB, posisi koordinat siklon tropis Charlotte 16.0LS – 110.0BT atau sekitar 920 km sebelah selatan Cilacap.
Arah gerak barat – barat daya, dengan kecepatan 7 knots atau 12 km per jam. Bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Kecepatan angin maksimum 55 knots atau 100 km per jam.
Buletin Pusat Peringatan Siklon Tropis – Biro Meteorologi Australia, menginformasikan siklon tropis Charlotte terletak di Samudera Hindia di sebelah utara – barat laut Australia Barat dan terus berkembang.
Pada pukul 08.00 waktu setempat titik rendah tropis (Tropical Low) dengan jarak 840 km utara – barat laut Exmouth, dan bergerak ke barat daya dengan kecepatan 17 kilometer per jam.
Charlotte diperkirakan terus bergerak ke barat daya di lepas pantai Australia. Sistem ini diperkirakan tidak akan berdampak pada daratan Australia dalam empat hari ke depan.





Komentar tentang post