Selanjutnya, periode 16 – 19 Maret, perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi di Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua Pegunungan. Angin Kencang di Sulawesi Utara dan Maluku.
Dalam sepekan ke depan, menurut BMKG, kondisi cuaca di Indonesia diperkirakan masih dipengaruhi oleh dinamika atmosfer skala global, regional, dan lokal. Fenomena MJO secara spasial diprediksi semakin bergeser ke timur, sehingga konsentrasi pembentukan awan hujan lebih dominan terjadi di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.
Selain itu, Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuatorial juga diprakirakan aktif di Laut Sulawesi, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Samudera Pasifik utara Halmahera hingga Papua, sehingga dapat mendukung peningkatan aktivitas konvektif serta potensi hujan signifikan di wilayah tersebut.




