Sebanyak 33 kabupaten dengan luas 1,3 juta hektar pada potensi bahaya tersebut. Masyarakat setempat diimbau untuk mewaspadai potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor maupun angin kencang.
Demikian juga untuk wilayah Sumatera Barat yang terpantai pada potensi hujan ringan di beberapa wilayah, seperti Payakumbuh, Pulau Punjung, Sarilamak, Tuapejat. BMKG menginformasikan waspada potensi hujan sedang hingga lebat dan dapat disertai petir atau kilat pada dini hari di wilayah Pasaman Barat dan Pasaman.
Sementara itu, di wilayah lain potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di wilayah Indonesia, antar lain Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
Beberapa minggu terakhir, banjir di beberapa wilayah masih terjadi, seperti di Banyumas, Donggala, Kota Samarinda dan Sigi.
Terkait banjir di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang terjadi pada Sabtu siang (3/7), pukul 14.05 waktu setempat telah surut.
Saat banjir, tinggi muka air sekitar 30 hingga 70 cm. Sejumlah kelurahan terdampak banjir tersebut, seperti di Kelurahan Ujana dan Baru, Kecamatan Palu Barat.
Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap hujan intensitas sedang hingga tinggi serta berdurasi Panjang. Kerja sama antar desa dapat membantu untuk kesiapsiagaan bersama, baik yang berada di wilayah hulu maupun hilir di suatu Kawasan.





Komentar tentang post