Keempat, kelancaran distribusi antar daerah dan kawasan. Kelima, komunikasi yang efektif semua instansi terlibat maupun masyarakat.
Dengan demikian, kata Marten, pencapaian tersebut memberikan kepercayaan kepada pelaku pasar dan masyarakat, untuk melaksanakan aktivitas ekonomi.
Penyerapan anggaran juga menjadi hal terpenting untuk menggerakkan perekonomian daerah. Karena pengeluaran pemerintah daerah, sebagai salah satu instrumen penggerak ekonomi masyarakat.
Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Gorontalo, Kaima Camaru, mengatakan posisi inflasi YoY Kota Gorontalo berada pada 3,15% dan berdasarkan data BPS, angka tersebut terendah kedua se Sulawesi, setelah Kabupaten Mamuju.
Menurut Camaru meskipun pengendalian inflasi ini merupakan hasil positif, Pemerintah Kota Gorontalo terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah dengan cermat.
Penurunan angka inflasi tidak selalu menunjukkan kondisi ekonomi yang sehat. Sebab deflasi atau penurunan harga-harga juga dapat berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi.
Sehingga upaya dan langkah Pemerintah Kota Gorontalo melahirkan dan menjalankan kebijakan strategis, dapat berdampak pada stabilitas harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, kata Camaru.





Komentar tentang post