Safri mengatakan perlu adanya pengembangan daerah perbatasan secara revolusioner agar tidak terdapat kesenjangan kesejahteraan ekonomi yang signifikan dengan negara tetangganya.
Untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi di Tanimbar, di luar pengembangan industri Gas Alam Masela yang sudah ada, diusulkan agar fokus dalam dua bidang yaitu perikanan dan pariwisata, khususnya perkembangan perikanan budidaya.
Kemenko Marves juga akan mendukung peningkatan infrastruktur yakni pelabuhan dan bandara untuk memperkuat transportasi dan logistik barang. Saya juga sudah berdiskusi dengan Perwakilan Konsulat-Jenderal Australia di Makassar yakni Sam Upritchard, agar mengajak para investor untuk berinvestasi di daerah ini untuk kedua bidang tersebut.
Kegiatan Napak Tilas ini didukung oleh Yayasan Abu Hanifa yang berada di Australia, Pemerintah Australia serta Pemerintah Indonesia melalui Kemenko Marves untuk memperkuat kembali hubungan persaudaraan antara Suku Bugis Makassar dengan Suku Aborigin Australia. Hal ini dibuktikan bahwa kapal ini membawa kembali perlengkapan asli sehari-hari seperti tembikar, garam, parang yang merupakan alat tukar seperti yang biasa dilakukan pada abad ke-16 dan ke-17.*





Komentar tentang post