Pinisi Selesaikan Trip Dua di Manado, Berlayar 1200 Mil

Ekspedisi pinisi

FOTO: DARILAUT.ID

KAPAL Layar Motor (KLM) Pinisi Pusaka Indonesia tiba di Teluk Manado, Minggu (20/1) pagi. Kapal ini baru menyelesaikan pelayaran 1200 mil.

Direktur Yayasan Makassar Skalia (YMS) Sapril Ahmady mengatakan tim Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa sudah berada di perairan Manado. Kapal berangkat dari Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung, Sabtu malam.

Ketua Umum Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) M Zulficar Mochtar mengatakan, untuk trip pertama pelayaran kapal mencapai 385 mil. Trip kedua 804 mil. Total 1.201 mil termasuk 12 mil akumulasi joysailing yang dilakukan atau 2.239,87 kilometer.

Menurut Zulficar, ekspedisi pinisi ini sebagai pengingat agar kita sebagai negara kepulauan terbesar di dunia jangan sampai abai. Ekspedisi ini menjadi aksi bersama.

“Indonesia negara kepulauan terbesar di dunia yang mandiri, kuat dan berdaulat,” kata Zulficar yang juga Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Pelayaran mulai pada Hari Nusantara Desember 2018 dan finish 17 Agustus 2019, menyinggahi 74 titik. Bertepatan dengan HUT RI ke-74. Kado bagi negeri.

Peluncuran program Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa bertempat di Anjungan Pantai Losari Makassar, Sabtu (15/12). Kapal memulai pelayaran dengan rute menuju Bira di Kabupaten Bulukumba Selasa (18/12) dini hari.

FOTO: ABDI LATIEF/TIM EPBN

Selanjutnya, kapal pinisi berlayar Kabaena, Buton Tengah, Baubau, Raha dan Kendari. Ini trip pertama pinisi.

Trip kedua, mulai dari Kendari, Konawe, Labengki, Sombori dan Bungku. Dari Bungku kapal menuju Luwuk, Torosiaje, Gorontalo, Bitung dan Manado.

Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa merupakan kerja sama ISKINDO dan YMS. Melalui ekspedisi ini diharapkan dapat mengobarkan jiwa kebaharian sebagai negara kepulauan.

Dalam pelaksanaan ekspedisi, tim akan melakukan bakti sosial pesisir dan pulau-pulau. Melakukan riset dan pendokumentasian, diskusi dan talkshow tematik untuk memberikan gambaran dan titik temu antara program pemerintah pusat dan daerah, serta kegiatan lainnya.*

Exit mobile version