Sabtu, Februari 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip

Artificial Patch Reef Berhasil Dikembangkan di Pulau Panjang

redaksi
2 September 2018
Kategori : Tips & Trip
0
Artificial Patch Reef Berhasil Dikembangkan di Pulau Panjang

Pertumbuhan fragmen karang Acropora pada terumbu buatan APR (Artificial Patch Reef) di Pulau Panjang, Jawa Tengah (Munasik et al., 2017).

APR ini telah menyediakan habitat baru bagi ikan karang. Selanjutnya lebih dari setahun telah terjadi rekrutmen karang secara alami dari berbagai jenis karang keras.

Munasik mengatakan, rehabilitasi terumbu karang di Indonesia umumnya terbuat dari bahan beton dengan struktur berbagai bentuk. Seperti berbentuk pipa, kubah atau piramida, batangan, kubus dan silinder.

“Sayangnya, sebagian besar terumbu buatan berbahan beton kurang berhasil, ditandai dengan kurangnya pertumbuhan biomassa karang,” katanya.

Terumbu buatan kurang berhasil karena struktur yang tidak stabil akibat pemilihan bentuk dan kesalahan pemasangan. Pemasangan terumbu buatan selama ini cenderung merusak terumbu karang alami.

Struktur atau substrat yang dipasang terlalu berat. “Lebih dari ratusan kilogram, namun teknologi pemasangan masih sederhana,” ujar Munasik.

Keberhasilan aplikasi terumbu buatan APR di perairan dangkal ini, menjadi sebuah harapan baru dalam pengembangan IPTEK rehabilitasi terumbu karang di Indonesia.*

 

 

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Rehabilitasi Terumbu KarangUndip
Bagikan14Tweet8KirimKirim
Previous Post

Sarjana Kelautan Unsrat: Jaga Kelestarian Mola-mola

Next Post

Ikan Karang Caetodon di Karang Buatan Pulau Panjang

Postingan Terkait

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

30 Januari 2026
Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

27 Januari 2026

Bali Teratas Versi TripAdvisor, Masih Menjadi Magnet Pariwisata Dunia

Berpadu Merasakan Kehidupan Masyarakat Lokal di 8 Desa Wisata Indonesia

10 Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor, Bali Teratas

Manfaatkan Tulang Ikan Tuna, Mahasiswa UNG Raih Medali Perak Pekan Ilmiah Andalas 2025

Tiga Mahasiswa UNG Lolos Top 50 Social Project Program Innovillage

Cara Meningkatkan Kesadaran Konservasi Laut dengan Video

Next Post
Ikan Karang Caetodon di Karang Buatan Pulau Panjang

Ikan Karang Caetodon di Karang Buatan Pulau Panjang

Komentar tentang post

TERBARU

Siklon Tropis Gezani Menewaskan 40 Orang di Madagaskar, Saat Ini Terletak di Dekat Pantai Mozambik

Penyumbang Ekspor Terbesar Provinsi Gorontalo Pelet Kayu, Bukan Jagung dan Ikan

Siklon Tropis Gezani Mendekati Pesisir Selatan Mozambik

Tahun 2025 Ekspor Pelet Kayu Asal Provinsi Gorontalo Meningkat Menjadi 313,9 Ribu Ton

Indonesia Masih Puncak Musim Hujan, Cuaca Lebaran 2026 Relatif Kondusif

La Nina, Monsun Asia dan Fenomena MJO Berpotensi Meningkatkan Curah Hujan di Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Mapalus dan Pendidikan Sarjana Kelautan

Regional Conservation Plan for marine mammals, sea turtles, shark and rays eye in 3rd Threatened Species Working Group Meeting

50 Persen Jenis Bambu di Indonesia Tumbuhan Endemik

Bone Bolango dan Buru Terdampak Banjir dan Angin Kencang

KKP Membekuk Pelaku Perdagangan Karang Hias Ilegal di Mataram

Relawan Seperti Apa yang Dibutuhkan di Palu-Donggala-Sigi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.