Sabtu, Juni 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip

Menyusur Jejak Penyu di Tambelan 

Monitoring BPSPL Padang

redaksi
5 Agustus 2018
Kategori : Tips & Trip
0
Menyusur Jejak Penyu di Tambelan 

Monitoring penyu di Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. FOTO: DOK. BPSPL PADANG

JEJAK-JEJAK penyu teramati di Pulau Nangka, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Tim monitoring Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) baru saja tiba di pantai berpasir di Pulau Nangka.

Sore itu, ditemukan 46 jejak penyu. Sebagian besar jejak itu memiliki sarang.

Diperkirakan penyu hijau dan penyu sisik yang meninggalkan jejak dengan bekas lubang di pantai sepanjang 800 meter itu.

Penyu Hijau Bertelur

Malam telah tiba, monitoring kembali dilakukan dengan menyusur pantai. Dua ekor penyu hijau terlihat naik dan menggali lubang. Pukul 20.00 WIB, penyu ini bertelur.

Mulai saat naik, menggali luang tempat peneluran, menutup sarang hingga kembali ke laut semuanya dicatat. Seperti mengukur panjang dan lebar kerapas, lebar jejak, serta menandai lokasi sarang penyu tersebut.

Pagi hari, tim dua jejak penyu hijau. Satu penyu menggali lubang untuk sarang, satu lagi tidak bersarang.

Bersama penjaga pulau Nangka, tim BPSPL Padang melakukan penanganan penyu yang menetas di habitat asli (insitu). Caranya sederhana saja. Yang dipakai potongan drum plastik.

Drum ini ditempatkan dengan mengelilingi sarang. Ini dilakukan agar telur yang ada dalam sarang terhindar dari predator.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: BintanBPSPL PadangPenyu
Bagikan9Tweet6KirimKirim
Previous Post

Harga Tuna Bervariasi, Tertinggi di Jakarta, Terendah di Ambon

Next Post

Gempa Cukup Kuat Guncang Lombok

Postingan Terkait

Fakultas Kedokteran UNG Evaluasi Kurikulum

Dosen Fakultas Kedokteran UNG Kembangkan Teknologi Aman untuk Penambang Emas Skala Kecil

27 April 2026
Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

3 Maret 2026

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

Bali Teratas Versi TripAdvisor, Masih Menjadi Magnet Pariwisata Dunia

Berpadu Merasakan Kehidupan Masyarakat Lokal di 8 Desa Wisata Indonesia

10 Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor, Bali Teratas

Manfaatkan Tulang Ikan Tuna, Mahasiswa UNG Raih Medali Perak Pekan Ilmiah Andalas 2025

Next Post
Gempa Cukup Kuat Guncang Lombok

Gempa Cukup Kuat Guncang Lombok

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Haiti, Ratusan Orang Tewas dan Terluka

Tiga Warga Pesisir Barat Meninggal Karena Tanah Longsor

Ini Syarat Mudik Gratis Sepeda Motor Dengan Kapal Laut

Dugong Mati Terdampar di Tolitoli dan Manado

Topan Nakri Menjauh Dari Jepang

Badai Tropis Mawar Membawa Hujan Deras dan Angin Kencang di Jepang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.