Kemudian dilakukan penandaan, dengan menuliskan tanggal bertelur dan perkiraan menetas pada sisi luar drum.
Akhir Juli, selama lima hari BPSPL Padang melakukan monitoring peneluran penyu di Tambelan. Sejumlah pulau yang diduga sebagai tempat peneluran penyu dijelajahi tim ini.
Terdapat beberapa pantai sebagai tempat peneluran penyu. Lokasi ini tersebar di pulau-pulau kecil di Tambelan. Antara lain di Teluk Abek hingga Penepat Pulau Tambelan, Pulau Nangka, Pulau Genting, Pulau Uwie, Pulau Tamban dan Pulau Lesuh. Kemudian di Pulau Impul, Pulau Menggirang, Pulau Pinang, Pulau Sedua, Pulau Pejantan dan Pulau Mundaga.
Seperti di Pulau Tambelan, ditemukan 12 bekas sarang telur penyu. Lokasi ini berjarak kurang lebih empat kilo meter dari pantai Teluk Abek hingga pantai Penekat.
Di Pulau Genting, banyak ditemukan bekas lubang sebagai sarang penyu di pantai sepanjang 200 meter. Ditempat ini terdapat 23 jejak berusia satu minggu hingga satu malam.
Jejak ini diperkirakan jenis penyu sisik. Lebar jejak dicatat, juga titik koordinat di lokasi temuan.
“Pulau-pulau kecil di Kepri merupakan habitat peneluran penyu,” kata Suwardi, salah satu tim Monitoring di Tambelan. Hampir semua pulau yang berpasir sebagai habitat peneluruan penyu.
Menurut Suwardi, terdapat empat pulau terbesar, yakni Pulau Uwi, Pulau Genting, Pulau Nangka dan Pulau Menggirang.





Komentar tentang post