Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Petambak Diminta Tak Gunakan Zat Berbahaya

redaksi
30 Juli 2019
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Petambak Diminta Tak Gunakan Zat Berbahaya

FOTO: KKP

Jakarta – Para petambak ikan diminta tidak lagi menggunakan zat-zat berbahaya seperti tiodan dan saponin. Zat ini menjadi ancaman bagi ikan-ikan kecil dan rajungan yang ada di sekitar perairan tambak.

“Kalau rajungannya mati karena tambak, nanti nelayan di desa Betahwalang akan usaha apa?” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Senin (29/7).

Susi juga berpesan agar menjaga pertumbuhan mangrove. Kalau mangrove hilang, tidak ada lagi tempat buat ikan untuk bertelur. Hutan mangrove harus dijaga kelestariannya. Kerena mangrove adalah tempat memijah bagi udang, ikan, rajungan, kepiting dan lain-lain.

Karena itu, pengembangan tambak juga harus terkontrol dan terukur agar tidak menghabisi mangrove.

Berkaitan dengan sampah, Susi mengatakan, jangan dibuang di sungai atau laut. Lalu, hentikan pendangkalan di muara sungai.

Selain itu, Susi berharap, ke depan nanti diatur supaya 100 meter dari pesisir yang adalah daerah larva rajungan ini tidak boleh ada penangkapan. Supaya apa? Supaya mereka besar, beranak dan bertelur dulu.

Persoalan sampah telah menjadi masalah umat manusia yang harus diselesaikan secara bersama-sama.

Menteri Susi kembali berpesan agar masyarakat berhenti membuang sampah di laut. “Ibu tidak menginginkan bapak-bapak nelayan pergi melaut pulang membawa tangkapan sampah plastik, karena ikannya sudah tidak ada, yang ada hanya plastik,” ujarnya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KKPRajungansampah plastik
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Menteri Susi Ikut Sedekah Laut dan Tebar Benih Ikan

Next Post

Pesan Menteri Susi, Jangan Tangkap Rajungan Betina Bertelur

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Pesan Menteri Susi, Jangan Tangkap Rajungan Betina Bertelur

Pesan Menteri Susi, Jangan Tangkap Rajungan Betina Bertelur

Komentar tentang post

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Tim Penyelamat Bebaskan Paus Bungkuk yang Terjerat Tali

Kemenhub: Jangan Berlayar Bila Cuaca Buruk

La Nina Diprediksi Segera Berakhir

Masyarakat Maritim Diimbau Hati-hati pada Sindikat Penipu

Terumbu Karang di Beberapa Titik Pengamatan di Bone Bolango Rusak

Sains Telah Mendorong Pemulihan Lapisan Ozon

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.