Sabtu, Mei 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Iperindo: Indonesia Butuh Kapal

redaksi
2 September 2019
Kategori : Berita
0
Iperindo: Indonesia Butuh Kapal

Pameran Inamarine 2019. FOTO: DARILAUT.ID

SEJAK penerapan cabotage industri pelayaran, Indonesia mengimpor rata-rata 1.000 unit kapal per tahun, baik baru maupun bekas.

“Angka impor ini menunjukkan bahwa Indonesia sangat membutuhkan kapal,” Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai (Iperindo) Eddy Kurniawan Logam, seperti dikutip Bulettin IPERINDO No 02/VII/2019.

Berdasarkan catatan Iperindo, tahun 2006 hingga 2019, impor kapal ini mencapai 16.000 unit. Bahkan, di 2018 nilai impor kapal lebih dari USD 1 miliar, atau posisi ke tujuh dari seluruh batang yang diimpor.

Potensi ini sebenarnya bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh industri galangan nasional melalui sinergitas antara galangan kapal dengan industri pelayaran dan pemerintah.

Dengan memberdayakan galangan kapal nasional, upaya pemerintah untuk mengurangi tekanan defisit pada APBN dengan mengurangi impor akan lebih mudah untuk diwujudkan.

“Bayangkan jika ribuan kapal itu dibangun di dalam negeri. Tidak hanya mengurangi defisit, tetapi juga akan menciptakan lapangan kerja, dan otomatis sektor maritim bisa tumbuh menjadi industri unggulan,” ujar Eddy.

Menurut Eddy, kebijakan ekspor impor dan asas cabotage selama ini belum sepenuhnya mendorong pembangunan kapal di dalam negeri. Soalnya, barang-barang yang diekspor masih didominasi hasil tambang, yang membutuhkan kapal-kapal besar.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Industri PerkapalanIperindoMaritimPameran Perkapalan
Bagikan21Tweet3KirimKirim
Previous Post

ITS dan Pemerintah Kerajaan Belanda Kerjasama Pendidikan Vokasi Kemaritiman

Next Post

Kendala Industri Galangan Kapal Karena Tingginya Bea Masuk Komponen

Postingan Terkait

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

30 Mei 2026
Jangmi Meningkat Menjadi Badai Tropis Parah, Berdampak Terhadap Kondisi Cuaca di Sulawesi Utara

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

30 Mei 2026

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

Sudah 17 Kali Kongo Menghadapi Virus Ebola

WHO Menyerukan Gencatan Senjata di Tengah Wabah Ebola di Kongo

Next Post
Kendala Industri Galangan Kapal Karena Tingginya Bea Masuk Komponen

Kendala Industri Galangan Kapal Karena Tingginya Bea Masuk Komponen

Komentar tentang post

TERBARU

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

AmsiNews

REKOMENDASI

Fenomena Malam Khas September: Purnama, Supermoon dan Gerhana Bulan Parsial

KM Mina Sejati Diduga Dibajak di Kepulauan Aru

Otoritas Pengelola CITES Untuk Jenis Ikan Dialihkan dari KLHK ke KKP

Terhenti 2 Tahun Tol Laut Kembali Melayari Bintan

Paus Pembunuh Bentrok Lagi dengan Kapal di Selat Gibraltar

Kemenhub Bentuk Tim Terpadu Penanganan Virus Corona di Wilayah Pelabuhan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.