Galangan nasional sebenarnya mampu membangun kapal-kapal besar tersebut asalkan diberikan kesempatan dan dukungan.
“Memang butuh waktu, tapi jika kesempatan itu ada, otomatis efisiensi akan dicapai, sehingga galangan lokal bisa bersaing,” kata Eddy.
Eddy mengatakan, industri galangan kapal Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara lain, seperti Tiongkok, Jepang dan Korea.
Karena itu, diperlukan kebijakan dan keberpihakan pemerintah agar pembangunan kapal di dalam negeri menarik.
Sumber: Bulettin IPERINDO No 02/VII/2019





Komentar tentang post