Jumat, Oktober 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Menlu Retno Tekankan Prinsip Kedaulatan di Perairan Indonesia

redaksi
9 Januari 2020
Kategori : Berita
0
Menlu Retno Tekankan Prinsip Kedaulatan di Perairan Indonesia

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, saat memberikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri 2020 (PPTM) di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri Rabu (8/1). FOTO: KEMLU.GO.ID

Jakarta – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, secara khusus menekankan satu prinsip terkait kedaulatan dan hak berdaulat di perairan Indonesia.

“Bahwa klaim apapun, oleh pihak manapun, harus dilakukan sesuai dengan hukum internasional, termasuk UNCLOS 1982,” ujar Menlu Retno dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri 2020 (PPTM) yang diselenggarakan di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri, Rabu (8/1).

Menurut Retno, Indonesia akan terus menolak klaim yang tidak diakui oleh hukum internasional.

Adapun mengenai diplomasi kedaulatan dan kebangsaan, terdapat tiga prioritas. Pertama, meningkatkan intensitas perundingan baik untuk batas maritim dan batas darat.

Retno mengatakan, untuk batas maritim, antara lain dengan Malaysia, dengan memformalkan batas laut teritorial di segmen Laut Sulawesi dan selanjutnya merundingkan segmen Selat Malaka.

Dengan Vietnam untuk batas Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE), Filipina untuk batas landas kontinen, Palau untuk batas ZEE dan Timor Leste setelah demarkasi batas darat selesai.

Untuk batas darat, prioritas antara lain demarkasi dengan Malaysia di Pulau Sebatik dan Sungai Sinapad, serta finalisasi demarkasi dengan Timor Leste sesuai agreed principles yang sudah disepakati.

Kedua, menurut Retno, melindungi tumpah darah Indonesia. Sebagaimana negara lain, isu kedaulatan dan integritas teritori merupakan hal yang tidak dapat ditawar sama sekali.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: batas maritim IndonesiaMenlu RetnoMenteri Luar NegeriZona Ekonomi Ekslusif Indonesia
Bagikan5Tweet2KirimKirim
Previous Post

Persentase Wilayah Jakarta di Bawah Permukaan Laut Terus Bertambah

Next Post

Indonesia dan Malaysia Sepakat Batas Teritorial di Laut Sulawesi

Postingan Terkait

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

2 Oktober 2026
Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

2 Oktober 2026

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

Mahasiswa FMIPA UNG Raih Medali Emas Kompetisi Chemistry Education Innovation 2026

Naiknya Permukaan Laut di Tanzania Membuat Ikan Ikut Bergeser

Naiknya Permukaan Laut Menghantam Tanzania, Air Asin Masuk 8 km

El Niño Akan Memicu Berbagai Ancaman Bahaya

BMKG: Kondisi Musim di Indonesia Tidak Seragam

Next Post
Perlu Upaya Serius Membangun Daerah Terdepan Melalui Dana Insentif Riset

Indonesia dan Malaysia Sepakat Batas Teritorial di Laut Sulawesi

Komentar tentang post

TERBARU

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

Mahasiswa FMIPA UNG Raih Medali Emas Kompetisi Chemistry Education Innovation 2026

Naiknya Permukaan Laut di Tanzania Membuat Ikan Ikut Bergeser

Naiknya Permukaan Laut Menghantam Tanzania, Air Asin Masuk 8 km

AmsiNews

REKOMENDASI

Layanan Meteorologi Sangat Penting Bagi Perekonomian Laut

Gempa Teluk Tomini M 5,3 Guncang Banggai, Dirasakan IV-V MMI di Luwuk

Bencana yang Berhubungan dengan Air Meningkat

Forum Rektor, Prof. Eduart Soroti Eksploitasi Sumber Daya Alam dan Banjir di Gorontalo

20 Jenazah Korban Longsor Bandung Barat Telah Diidentifikasi

Cara Kuda Laut Jantan Melahirkan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.