Minggu, Mei 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

3 ABK WNI Dibebaskan Perompak, Diculik Saat Tangkap Ikan di Perairan Gabon

redaksi
14 Juni 2020
Kategori : Berita
0
3 ABK WNI Dibebaskan Perompak, Diculik Saat Tangkap Ikan di Perairan Gabon

FOTO: KEMLU

Darilaut – 3 anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI), seorang warga Korea Selatan dan 2 Senegal dibebaskan para penculik di Gabon.

Mereka diculik pada 3 Mei 2020 oleh 13 perompak bersenjata di perairan Santa Clara, Libreville, Gabon saat menangkap ikan. Kemudian dibebaskan pada Senin (8/6).

Pembebasan ini berhasil atas upaya bersama KBRI Abuja, KBRI Paris, Kedutaan Besar Korea Selatan di Abuja, Kedutaan Besar Korea Selatan di Libreville dan Konsulat Kehormatan Indonesia di Gabon.

KBRI Abuja berkoordinasi erat dengan Pemerintahan Nigeria dan Pemerintahan Gabon khususnya bagian Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan.

Para penculik ini menggunakan Bahasa Inggris yang merupakan Bahasa Nasional Nigeria. Adapun negara-negara di Afrika Barat sebagian besar berbahasa nasional Prancis.

Kerjasama yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dan pemerintah Korsel dalam mengarahkan pihak perusahaan pemilik kapal saat bernegosiasi dengan pihak penculik menjadi salah satu faktor keberhasilan operasi.

Akhirnya para sandera dibebaskan pada 8 Juni 2020 di Negara Bagian Cross River dan kemudian di bawa ke Port Harcourt, Niger.

Para WNI ABK dijemput oleh Duta Besar Indonesia untuk Niegeria merangkap Gabon dan negara-negara lain, Usra Hendra Harahap dan jajarannya dengan pesawat khusus pada Rabu (10/8).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Kementerian Luar NegeriPerampokan di LautPerompak
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Seorang Pemuda Terseret Ombak di Pantai Karang Sukabumi

Next Post

Kapal Shahraz Masih Kandas, KSOP Tanjung Balai Karimun Pimpin Penyelamatan

Postingan Terkait

Laut Bukan Tempat Buangan Limbah Tambang

Tak Hanya Mendeteksi Tsunami, PUMMA Dapat Memantau Banjir Rob

31 Mei 2026
BRIN Perkuat Sistem Deteksi Dini Tsunami

BRIN Perkuat Sistem Deteksi Dini Tsunami

31 Mei 2026

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

Topan Jangmi Menguat, Bawa Gelombang 10 Meter di Laut Filipina

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Next Post
Kapal MV Shahraz dan MV Samudra Sakti Kandas di Perairan Batam

Kapal Shahraz Masih Kandas, KSOP Tanjung Balai Karimun Pimpin Penyelamatan

Komentar tentang post

TERBARU

Tak Hanya Mendeteksi Tsunami, PUMMA Dapat Memantau Banjir Rob

BRIN Perkuat Sistem Deteksi Dini Tsunami

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

Topan Jangmi Menguat, Bawa Gelombang 10 Meter di Laut Filipina

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir di Tanggamus, 8 Eskavator Bersihkan Material Lumpur

Badai Yun-Yeung Akan Mendarat di Pulau Honshu, Jepang

Siklon Tropis Penyebab Utama Kematian di Bumi

Mochammad Afifuddin Plt Ketua KPU

Badai Tropis Penha Terbentuk di Timur Mindanao, Laut Filipina

BRIN–IOCAS Berhasil Angkat Mooring Laut Dalam Berfrekuensi Tinggi, Perkuat Observasi Oseanografi Nasional

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.