Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Alih Kegiatan Tambang Emas dengan Perikanan di Gorontalo Utara

redaksi
14 Oktober 2020
Kategori : Berita
0
Alih Kegiatan Tambang Emas dengan Perikanan di Gorontalo Utara

Demplot budidaya rumput laut di Desa Buladu, Kecamatan Sumalata Timur, Gorontalo Utara. FOTO: ISTIMEWA

Darilaut – Potensi laut untuk kegiatan perikanan dan budidaya masih sangat terbuka di perairan Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Untuk itu, kegiatan ekstraktif seperti penambangan emas skala kecil dapat dialihkan melalui kegiatan perikanan dan budidaya rumput laut.

Hal ini yang dilakukan sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Sibermas (KKS) atau “KKS Pengabdian Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Desa Buladu Kecamatan Sumalata Timur, Gorontalo Utara.

Kegiatan pengabdian di Desa Buladu dengan Dosen Pembimbing Lapangan Dr Fitryane Lihawa dan Ibu Dr Femy M. Sahami.

Buladu yang perairannya berada di Laut Sulawesi merupakan salah satu desa yang menjadi lokasi pertambangan emas rakyat yang masih dilakukan secara tradisional.

Salah satu program KKS mahasiswa di Desa Buladu melalui pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan budidaya rumput laut.

Demplot budidaya rumput laut dengan memanfaatkan karamba jaring apung (KJA) yang tidak dimanfaatkan lagi oleh masyarakat.

Hasil observasi awal, perairan laut Buladu berpotensi untuk pengembangan budidaya rumput laut. Di musim tertentu perairannya tenang dan agak terlindung dengan adanya beberapa pulau-pulau kecil yang ada di lokasi tersebut.

Rumput laut ini dibudidayakan di luar KJA dan di dalam KJA. Ternyata rumput laut ini hanya bertahan kurang lebih 10 hari.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Budidaya Rumput Lautgorontalo utaralaut sulawesiUNG
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Indah, Ubur-ubur Kosmik di Kedalaman 3000 Meter

Next Post

Angkatan Laut Indonesia dan Filipina Latihan Bersama

Postingan Terkait

BMKG: Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

20 April 2026
Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Next Post
Angkatan Laut Indonesia dan Filipina Latihan Bersama

Angkatan Laut Indonesia dan Filipina Latihan Bersama

Komentar tentang post

TERBARU

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

AmsiNews

REKOMENDASI

Plastik Cemari Biota Laut Ganggu Keseimbangan Ekosistem

Kepala BNPB Minta Penanganan Darurat Banjir dan Longsor di Sumatera Barat Dipercepat

Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi Hingga 8 Maret

Fasilitas Pelabuhan di Halmahera Selatan Rusak Akibat Gempa 7,2 SR

Mahasiswa UNG Lulus 100% Uji Kompetensi Profesi Dokter

Pariwisata Berkelanjutan Dinilai Jadi Aspek Penting di Era Normal Baru

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.