Selasa, Oktober 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Alih Kegiatan Tambang Emas dengan Perikanan di Gorontalo Utara

redaksi
14 Oktober 2020
Kategori : Berita
0
Alih Kegiatan Tambang Emas dengan Perikanan di Gorontalo Utara

Demplot budidaya rumput laut di Desa Buladu, Kecamatan Sumalata Timur, Gorontalo Utara. FOTO: ISTIMEWA

Darilaut – Potensi laut untuk kegiatan perikanan dan budidaya masih sangat terbuka di perairan Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Untuk itu, kegiatan ekstraktif seperti penambangan emas skala kecil dapat dialihkan melalui kegiatan perikanan dan budidaya rumput laut.

Hal ini yang dilakukan sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Sibermas (KKS) atau “KKS Pengabdian Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Desa Buladu Kecamatan Sumalata Timur, Gorontalo Utara.

Kegiatan pengabdian di Desa Buladu dengan Dosen Pembimbing Lapangan Dr Fitryane Lihawa dan Ibu Dr Femy M. Sahami.

Buladu yang perairannya berada di Laut Sulawesi merupakan salah satu desa yang menjadi lokasi pertambangan emas rakyat yang masih dilakukan secara tradisional.

Salah satu program KKS mahasiswa di Desa Buladu melalui pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan budidaya rumput laut.

Demplot budidaya rumput laut dengan memanfaatkan karamba jaring apung (KJA) yang tidak dimanfaatkan lagi oleh masyarakat.

Hasil observasi awal, perairan laut Buladu berpotensi untuk pengembangan budidaya rumput laut. Di musim tertentu perairannya tenang dan agak terlindung dengan adanya beberapa pulau-pulau kecil yang ada di lokasi tersebut.

Rumput laut ini dibudidayakan di luar KJA dan di dalam KJA. Ternyata rumput laut ini hanya bertahan kurang lebih 10 hari.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Budidaya Rumput Lautgorontalo utaralaut sulawesiUNG
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Indah, Ubur-ubur Kosmik di Kedalaman 3000 Meter

Next Post

Angkatan Laut Indonesia dan Filipina Latihan Bersama

Postingan Terkait

Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

6 Oktober 2026
Kebakaran Hutan: Asap Mengubah Bencana Lokal Menjadi Polusi Udara Berskala Benua

Kebakaran Hutan: Asap Mengubah Bencana Lokal Menjadi Polusi Udara Berskala Benua

6 Oktober 2026

Copernicus Atmosphere Tampilkan Konsentrasi Harian PM2.5 di Indonesia dan Benua Maritim

Jejak Sampah Dari Sungai ke Laut

Mahkamah Konstitusi Sidang Pengucapan Putusan Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran

Sorgum Berpeluang Dikembangkan pada Beragam Produk Pangan

Tanaman Sorgum untuk Pangan Berkelanjutan

Badai Tropis Koguma Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Next Post
Angkatan Laut Indonesia dan Filipina Latihan Bersama

Angkatan Laut Indonesia dan Filipina Latihan Bersama

Komentar tentang post

TERBARU

Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

Kebakaran Hutan: Asap Mengubah Bencana Lokal Menjadi Polusi Udara Berskala Benua

Copernicus Atmosphere Tampilkan Konsentrasi Harian PM2.5 di Indonesia dan Benua Maritim

Jejak Sampah Dari Sungai ke Laut

Mahkamah Konstitusi Sidang Pengucapan Putusan Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran

Sorgum Berpeluang Dikembangkan pada Beragam Produk Pangan

AmsiNews

REKOMENDASI

Gelatin dari Kulit Ikan

AMSI Gelar Cek Fakta Pilkada 2020 di 16 Wilayah

Petugas Gagalkan Penyelundupan Kepiting Bertelur di Medan dan Balikpapan

Solusi Limbah Masker

Kemenhub Bahas Penanggulangan Tumpahan Minyak

Video: Paus Bryde Terdampar di Ujungmanik, Cilacap

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.