Sabtu, Oktober 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Literasi Sejarah Kebencanaan, Gempa Dahsyat Disusul Tsunami di Ambon Tahun 1674

redaksi
26 Oktober 2020
Kategori : Berita
0
Literasi Sejarah Kebencanaan, Gempa Dahsyat Disusul Tsunami di Ambon Tahun 1674

Georgius Everhadus Rumphius (1627- 1702). DOK. ISTIMEWA

Darilaut – Gempa sangat dahsyat mengguncang Ambon dan sekitarnya. Gempabumi disusul dengan tsunami ini terjadi tahun 1674.

Dalam naskah yang diterbitkan tahun 1675, Rumphius memberi judul “Waerachtigh Verhael van der Schierlijke Aerdbevinge” atau Kisah Nyata tentang Gempa Bumi yang Dahsyat.

Menurut ilmuwan kelautan Dr Anugerah Nontji (2009) naskah ini sebagai laporan tertulis tertua mengenai gempa dan tsunami di Indonesia.

Rumphius dengan nama lengkap Georgius Everhadus Rumphius, lahir di Jerman, pada 1627. Ia kemudian masuk dinas militer Belanda.

Namun, masa dinasnya sebagai anggota militer Belanda tidak berlangsung lama. Karena minat Rumphius pada botani dan zoologi, ia memilih tak lagi bekerja di dinas militer.

Ambon merupakan pilihan hidup selanjutnya. Rumphius menghabiskan hidupnya di daerah kepulauan itu. Sejumlah karya lahir dari daerah ini, dari gagasan dan pemikiran Rumphius.

Pekan lalu, Rabu (21/10) dan Kamis (22/10), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan workshop dan kunjungan lapangan untuk pengembangan sistem literasi sejarah kebencanaan di Provinsi Maluku.

Kunjungan lapangan dilakukan oleh tim literasi untuk menggali informasi sejarah kebencanaan di Maluku di 3 tempat yaitu Perpustakaan Rumphius, Perpustakaan Daerah Provinsi Maluku, dan Benteng Amsterdam.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: AmbonBNPBGempaRumphiustsunami
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Gempa Pangandaran Dirasakan III – IV MMI

Next Post

Siklon Tropis Molave Bergerak Menjauhi Indonesia

Postingan Terkait

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

24 Oktober 2026
Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

24 Oktober 2026

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Next Post
Siklon Tropis Molave Bergerak Menjauhi Indonesia

Siklon Tropis Molave Bergerak Menjauhi Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir di China Menewaskan 33 Orang, 376.000 Dievakuasi

Gangguan Pernafasan Penyebab Kematian Paus Pilot di Perairan Madura

Digigit Hiu Pemotong, Paus Berkepala Melon Mati Terdampar di Perairan Buleleng

Siklon Karim Berdampak Hujan Lebat dan Angin Kencang

Banjir di Nusa Tenggara Barat Menewaskan 2 Orang, 6 Hilang

Otoritas Pengelola CITES Untuk Jenis Ikan Dialihkan dari KLHK ke KKP

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.