Selasa, November 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Manfaat Air Hujan di Tengah Menguatnya Fenomena La Nina

redaksi
4 November 2020
Kategori : Berita
0
Laut Bukan Tempat Buangan Limbah Tambang

Ilustrasi laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Masyarakat dapat memanfaatkan air ketika musim hujan sudah mulai turun di beberapa wilayah.

Meskipun hujan berintensitas tinggi yang dipicu oleh fenomena La Nina mungkin berdampak buruk kepada kehidupan masyarakat, air hujan dapat dimanfaatkan untuk beberapa kebutuhan.

Air hujan dapat ditampung dan digunakan saat musim kemarau tiba. Air hujan bisa juga dialirkan ke sumur untuk menambah debit air tanah.

Peneliti Universitas Gadja Mada Agus Maryono dalam diskusi virtual dalam konteks fenomena La Nina, Oktober lalu mengatakan, air hujan yang turun dapat ditampung sebagai cadangan air.

Terkait dengan ketahanan pangan, kata Agus, air hujan dapat disulap menjadi pupuk dan pestisida alami. Air hujan dapat dimanfaatkan dalam budidaya ikan.

Pemanfaatan tersebut sudah lama dilakukan di tengah masyarakat dengan istilah panen hujan atau rainwater harvesting.

Saat melakukan panen hujan dikenal dengan langkah TRAP atau tampung dan manfaatkan (T), resapkan ke tanah (R), alirkan ke drainase (A) dan pelihara masyarakat (P).

Pemanfaatan tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk konsumi rumah tangga, tetapi juga kawasan Industri.

Peneliti Universitas Gadja Mada Agus Maryono dalam diskusi virtual dalam konteks fenomena La Nina, Oktober lalu mengatakan, gerakan panen air hujan ini telah dilakukan berbagai komunitas di banyak wilayah seperti di Jawa, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Papua dan Sumatera.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BMKGLa Ninapotensi hujan lebatUGM
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

BMKG: Perlu Literasi yang Tepat Mengenai La Nina

Next Post

Antisipasi La Nina Petani Gunungkidul Tampung Air

Postingan Terkait

Kearifan Lokal Smong Masuk Kurikulum Sekolah di Simeulue

Kearifan Lokal Smong Masuk Kurikulum Sekolah di Simeulue

3 November 2026
Gempa Terasa Lebih Dari 20 Detik, Segera Evakuasi

Tsunami Bencana Paling Mematikan

3 November 2026

Kekuatan Kearifan Lokal Smong dari Pulau Simeulue Aceh, Menyelamatkan Nyawa untuk Mitigasi Bencana Tsunami

Hari Kesadaran Tsunami Sedunia: Kisah Tentang Smong dari Pulau Simeulue Aceh

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

Next Post
BMKG Gelar Sekolah Lapang untuk Antisipasi Perubahan Iklim

Antisipasi La Nina Petani Gunungkidul Tampung Air

Komentar tentang post

TERBARU

Kearifan Lokal Smong Masuk Kurikulum Sekolah di Simeulue

Tsunami Bencana Paling Mematikan

Kekuatan Kearifan Lokal Smong dari Pulau Simeulue Aceh, Menyelamatkan Nyawa untuk Mitigasi Bencana Tsunami

Hari Kesadaran Tsunami Sedunia: Kisah Tentang Smong dari Pulau Simeulue Aceh

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa M6,4 di Teluk Tomini Mengguncang Gorontalo, Tidak Berpotensi Tsunami

Peringkat Riset UNG Naik 9 Poin Versi SCImago Institutions Rankings 2026

KKP Tangani 108 Kasus Pelanggaran Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Pesisir

Siklon Tropis Maila Masih Bergerak Lambat di Laut Solomon

UNG Memperluas Program Mengajar di Daerah Terpencil untuk Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.