Senin, September 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Korea Selatan Akan Tetapkan Paus Pembunuh Sebagai Spesies yang Dilindungi

redaksi
25 Mei 2021
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
Misteri Paus Pembunuh di Teluk Bremer, Australia

Setiap musim panas antara Januari hingga April, kelompok paus pembunuh berduyun-duyun ke Teluk Bremer di Australia Barat. FOTO: Whale Watch Western Australia/DAILYMAIL.CO.UK

Darilaut – Pemerintah Korea Selatan akan menetapkan paus pembunuh (killer whale) dan mamalia laut lainnya sebagai spesies yang dilindungi.

Koreatimes.co.kr Senin (24/5) memberitakan Kementerian Kelautan Korea Selatan pada Senin mengatakan akan berupaya memasukkan paus pembunuh ke dalam daftar spesies laut yang dilindungi.

Negara itu berencana untuk meningkatkan langkah-langkah untuk melestarikan mamalia laut sejalan dengan aturan lingkungan global yang diperketat.

Langkah tersebut sejalan dengan upaya untuk memenuhi persyaratan Undang-Undang Perlindungan Mamalia Laut Amerika Serikat (Marine Mammal Protection Act of the United States).

Undang-undang tersebut berpusat pada penguatan perlindungan hewan, termasuk lumba-lumba dan paus.

AS diperkirakan akan memeriksa apakah upaya Korea Selatan untuk melindungi mamalia laut memenuhi standarnya pada November mendatang.

Mulai tahun 2023, negara-negara yang gagal memenuhi persyaratan tersebut mungkin tidak dapat mengekspor produk perikanan ke AS.

Korea Selatan juga berencana melakukan upaya untuk mengurangi jumlah mamalia laut yang ditangkap secara tidak sengaja dengan cara mempromosikan penggunaan perangkat pengurangan tangkapan sampingan.

Korea Selatan akan mengadakan pertemuan dengan para ahli sebagai tindak lanjut rencana tersebut.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Killer WhaleKorea SelatanMamalia lautPaus Pembunuh
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gempa Blitar, Ratusan Rumah Warga Jatim Rusak

Next Post

Putusan Pengadilan, PT BUCP Cemari Sungai Citarum

Postingan Terkait

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW UNG Lantunkan Dzikir dan Doa

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW UNG Lantunkan Dzikir dan Doa

28 September 2026
Hurikan Polo Akan Mendarat di Baja California Sur, Meksiko

Hurikan Polo Akan Mendarat di Baja California Sur, Meksiko

28 September 2026

Typhoon Surigae Intensifies Rapidly East of Okinawa

Topan Surigae Menguat dengan Cepat di Timur Okinawa

Ada 1.300 Spesies Ikan Air Tawar di Indonesia

Alat Deteksi Kualitas Air Ditempatkan di Zona Interaksi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Akademisi UNG Bahas Pendidikan Sarjana Terapan Rumpun Teknik Elektro

Ilmu Kelautan Untuk Pembangunan Berkelanjutan

Next Post
Putusan Pengadilan, PT BUCP Cemari Sungai Citarum

Putusan Pengadilan, PT BUCP Cemari Sungai Citarum

Komentar tentang post

TERBARU

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW UNG Lantunkan Dzikir dan Doa

Hurikan Polo Akan Mendarat di Baja California Sur, Meksiko

Typhoon Surigae Intensifies Rapidly East of Okinawa

Topan Surigae Menguat dengan Cepat di Timur Okinawa

Ada 1.300 Spesies Ikan Air Tawar di Indonesia

Alat Deteksi Kualitas Air Ditempatkan di Zona Interaksi Hiu Paus di Perairan Botubarani

AmsiNews

REKOMENDASI

Tsunami Akibat Gempa M7.6 di Laut Maluku Terdeteksi 0,75m di Minahasa Utara

80 Lumba-Lumba Ditemukan Mati di Laut Hitam, Turki

Pemerintah Kota Gorontalo Terima Penghargaan APBD Award 2024 Dari Kemendagri

Ini 20 negara Penghasil Bahan Bakar Fosil, Salah Satunya Indonesia

Perbedaan Pengalaman Bermain di Desktop dan Smartphone

WHO Menyerukan Gencatan Senjata di Tengah Wabah Ebola di Kongo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.